Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Vicki Hermansyah, Korban Tragedi Kanjuruhan Alami Cedera Otak Berat hingga Koma 2 Minggu

Avirista Midaada , Jurnalis-Rabu, 02 November 2022 |11:21 WIB
Vicki Hermansyah, Korban Tragedi Kanjuruhan Alami Cedera Otak Berat hingga Koma 2 Minggu
Vicki Hermansyah, korban tragedi Kanjuruhan diperbolehkan pulang dari RSUD Kanjuruhan (Foto: Avirista Midaada)
A
A
A

MALANG - Vicki Hermansyah (20) warga Kejambi RT 11 RW 3, Kelurahan Kesambi, Kecamatan Porong, Sidoarjo diperbolehkan pulang dari RSUD Kanjuruhan Malang. Vicki merupakan pasien terakhir tragedi Kanjuruhan yang dirawat di rumah sakit.

Total ada 218 pasien tragedi Kanjuruhan yang sebelumnya ditangani rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

"Ini adalah pasien terakhir yang dirawat RSUD Kanjuruhan. Alhamdulillah semua pasien yang dirawat di RSUD Kanjuruhan tidak ada yang meninggal," ucap Bupati Malang Sanusi di RSUD Kanjuruhan seusai melepas pasien, pada Rabu pagi (2/11/2022).

Selepas pulang dari rumah sakit, pasien akan dikoordinasikan dengan Pemkab Sidoarjo melalui dinas kesehatan setempat. Sanusi sendiri telah berkomunikasi langsung dengan Bupati Sidoarjo terkait proses pengobatan rawat jalan pasien selama di Sidoarjo.

"Sudah dikoordinasikan dengan Dinkes Sidoarjo, puskesmas setempat. Jadi nanti ketika sampai Sidoarjo diterimakan ke puskesmas setempat, kemudian diantarkan pulang ke rumahnya. Berikutnya yang melanjutkan perawatan adalah Dinas Kesehatan Sidoarjo dan bupatinya sudah kami hubungi," ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Kanjuruhan Bobi Prabowo menyebutkan, Vicki sempat terkena cedera otak berat dan hilang kesadaran saat masuk ke RSUD Kanjuruhan, pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022. Korban bahkan sempat tak sadarkan diri selama dirawat di ruang ICU RSUD Kanjuruhan sejauh alat bantu napas atau ventilator.

"Vicki terkena cedera otak berat, sempat kami berikan perawatan intensif dan menggunakan ventilator beberapa hari. Total untuk perawatan di ICU selama dua pekan. Kemudian, kami pindahkan ke ruang perawatan reguler dua pekan, jadi total satu bulan," kata Bobi Prabowo.

BACA JUGA:Belum Lengkap, Berkas Perkara Tragedi Kanjuruhan Dikembalikan ke Penyidik Polda Jatim 

Ia bersyukur upaya maksimal dari tim dokter RSUD Kanjuruhan perlahan-lahan membuahkan hasil. Pria berusia 20 tahun ini akhirnya berangsur-angsur membaik.

"Syukurlah yang bersangkutan bisa bertahan dan kondisinya berangsur-angsur membaik. Mudah-mudahan sampai di Sidoarjo bisa diberikan kesembuah sempurna," pungkasnya.

Hingga Rabu pagi, ada 135 korban meninggal dunia pada tragedi Kanjuruhan Malang. Sementara ada 660 orang terkonfirmasi luka-luka dengan rincian 24 orang, luka sedang 50 orang, luka ringan 586 orang. Hingga kini, masih ada satu korban tragedi Kanjuruhan yang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang atas nama Novita Ramadhani (18) warga RT 1 RW 1, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Para korban mayoritas berdesakan meninggalkan stadion karena semprotan gas air mata polisi ke arah tribun penonton. Akibat para penonton mengalami sesak napas dan terjadi penumpukan hingga insiden terinjak-injak di pintu keluar stadion.

Pasca kejadian ini, tim investigasi bentukan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menetapkan enam tersangka, yakni Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku penanggung jawab kompetisi Akhmad Hadian Lukita, Ketua Panpel Arema Abdul Harris, Sekuriti Officer Suko Sutrisno.

Sedangkan tiga tersangka lain yakni Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidiq Achmadi, dan Komandan Kompi (Danki) 3 Brimob Polda Jawa Timur AKP Hasdarmawan. Keenam tersangka sendiri telah ditahan di Polda Jawa Timur setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di Mapolda Jawa Timur.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement