PORTUGAL – Sebanyak 42 perwakilan kalangan internasional dan daerah otonomi khusus Madeira serta Azores ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk tujuan kemanusiaan di Bazar Diplomatik Portugal pada thun ini.
Bazar Diplomatik Portugal merupakan kegiatan amal tahunan yang diadakan oleh Asosiasi Keluarga Diplomat Portugal (Associação das Famílias dos Diplomatas Portugueses - AFDP) dengan melibatkan partisipasi dari kedubes-kedubes asing dan organisasi internasional yang terakreditasi di Portugal.
Dana bazar tahun ini akan disalurkan kepada institusi penanganan anak dan remaja berisiko (teenagers at risk) yang berpotensi memiliki masalah kesehatan mental dan sindrom tertentu
Selama dua hari kegiatan berlangsung tanggal 11-12 November 2022, panitia memperkirakan jumlah pengunjung melebihi 1.500 orang yang memadati gedung Centro de Congressos de Lisboa.
Baca juga: Presiden Portugal Terekam Kamera Selamatkan Dua Perempuan di Pantai Algrave
Stan Indonesia menerima pujian dari Presiden Portugal, Marcelo Rebelo de Sousa. Hal ini disampaikan saat Marcelo tertarik berkunjung untuk melihat tampilan produk-produk asli Indonesia yang dijajakan. Dekorasi stan bergaya Bali dan latar belakang foto-foto destinasi favorit Wonderful Indonesia telah sukses menarik minat Presiden Portugal tersebut.
Baca juga: Presiden Portugal Kunjungi Lokasi Kebakaran yang Tewaskan 8 Orang
"Saya suka barang-barang yang dipamerkan, sungguh unik..." ucap Marcelo sambil memasuki stan Indonesia untuk berfoto bersama, dikutip melalui siaran pers yang dikirim ke redaksi Okezone.com. Walikota Lisabon, Carlos Moedas, terlihat ikut mendampingi Presiden Portugal masuk ke dalam stan.
Pada kesempatan tersebut, Dubes LBBP RI untuk Portugal, Rudy Alfonso, menyerahkan suvenir miniatur Candi Borobudur yang terbuat dari perak sambil mempromosikan destinasi wisata Indonesia. Selain itu, Presiden Marcelo dan Walikota Carlos juga menerima selendang batik yang langsung dikalungkan di leher dengan senang hati.
Adapun stan Indonesia memamerkan pakaian dan aksesoris khas dengan bahan batik dan kain tenun, serta produk-produk kerajinan tangan. Selain produk kerajinan tangan dan fesyen, stan Indonesia juga menjajakan produk makanan kemasan. Pengunjung juga berkesempatan untuk mencicipi masakan indonesia di warung International Gourmet. Menu yang dipilih adalah nasi goreng dengan dendeng balado, dan nasi kuning dengan ayam goreng rempah.
Dubes-dubes dari negara sahabat juga mengapresiasi produk-produk kerajinan tangan Indonesia. Tidak sedikit yang mampir untuk membeli baju batik dan barang kerajinan, seperti Dubes Afrika Selatan, India, Korea Selatan, Filipina, Thailand, dan lainnya.
Di antara produk-produk yang ditampilkan, pengunjung sangat mengapresiasi tas anyaman yang langsung habis di hari pertama. Peralatan dapur yang terbuat dari kayu pohon kelapa, selendang bermotif batik, dan kipas lipat ternyata juga digemari oleh masyarakat Portugis.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.