JAKARTA – Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) memiliki tugas untuk menghidupkan peristiwa masa lalu untuk menjadi bahan pembelajaran di masa sekarang.
“Ini memang tugas berat,” ungkap Kepala ANRI, Drs. Imam Gunarto M. Hum. dalam program Special Dialogue Okezone.
Tugas ini sudah tertera dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan.
Imam mengatakan bahwa di dalam Undang-Undang tersebut disebutkan bahwa arsip nasional harus menyelamatkan, melestarikan, memberikan layanan kearsipan, dan layanan memori masa lalu kepada generasi masa sekarang.
Tugas itu bertujuan agar informasi-informasi di masa lalu bisa hidup kembali di masa kini. Kemudian, hal itu bisa menjadi bahan pembelajaran anak-anak bangsa agar tidak mengulangi kesalahan dan bisa belajar dari keberhasilan masa lalu.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengarahkan agar kearsipan bisa menjalankan program untuk mendokumentasikan karya seni dan budaya bangsa.
Kemudian dapat dikemas dengan cara-cara menarik agar bisa diakses oleh para pemuda Indonesia. Dengan hal itu, mereka dapat lebih cinta kepada budaya dan bangsanya.
Imam berpendapat bahwa selama ini pembelajaran masa lalu Indonesia terjebak pada angka, tahun, peristiwa, dan tokoh-tokohnya. Padahal yang penting untuk pembelajaran masa lalu adalah mengedepankan nilai dan makna dari peristiwa masa lalu.
Maka demikian, ANRI sejak tahun 2021 menggulirkan program Memori Kolektif Bangsa (MKB). Tidak hanya bisa digunakan oleh masyarakat, tetapi ada satu strategi yang harus dijalankan oleh pemerintah agar arsip-arsip yang bernilai kebangsaan merasuk dalam memori setiap bangsa Indonesia.
“Jangan sampai orang-orang Papua di perbatasan memiliki memori dan sejarah yang berbeda dengan kita yang di Jakarta,” ujar Imam.
Jadi, program MKB digulirkan dalam rangka mendinamisasikan peran kearsipan tadi untuk kepentingan bangsa dan negara dalam rangka menjaga dan menjayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.