Share

Ibu Hamil Terpaksa Melahirkan di Atas Sepeda Motor Karena Jalanan Rusak, Bayinya Tak Tertolong

Endro Dwirawan, iNews · Rabu 16 November 2022 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 340 2708327 ibu-hamil-terpaksa-melahirkan-di-atas-sepeda-motor-karena-jalanan-rusak-bayinya-tak-tertolong-9NRIrqiAi0.jpg Ilustrasi/ Doc: Okezone

BENGKULU - Kisah pilu  dialami oleh seorang ibu asal Desa Tanjung Aur, Kecamatan Maje Kabupaten Kaur Bengkulu bernama Haryani. Haryani yang tengah hamil tujuh bulan mendadak merasakan kontraksi dan harus segera dibawa ke Puskesmas terdekat.

Namun, karena jalan di desa mereka belum tersentuh pembangunan, dengan kondisi berlumpur akibat diguyur hujan deras, warga dan perangkat desa setempat membuat sebuah kotak kayu yang diletakkan di atas sepeda motor yang biasa mengangkut hasil perkebunan untuk mengangkut ibu itu.

Adapun, kendaraan roda empat tak dapat melintas di jalan desa tersebut. 

 BACA JUGA:Sandiaga Minta Petugas Penghubung G20 Cerminkan Tri Hita Karana, Apa Itu?

Meski jarak Puskesmas terdekat hanya sekitar sepuluh kilometer, namun perjalanan harus ditempuh dengan susah payah. Sekitar satu jam perjalanan, Haryani tiba-tiba melahirkan di atas sepeda motor tersebut dengan pertolongan warga.

Akhirnya Haryani bersama sang bayi dibawa kembali ke rumah perangkat desa untuk menunggu pagi tiba. Karena, rumah Haryani masih cukup jauh. Namun sayang tuhan berkehendak lain, sekitar dua jam di rumah perangkat desa bayi Haryani akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

 BACA JUGA:3 Tari Tradisional Indonesia Meriahkan Spouse Program G20, Wamenparekraf Angela: Representasikan Keberagaman

"Ibu Haryani terpaksa melahirkan di atas motor karena terhambat kondisi jalan. Bayi yang dilahirkan meninggal dunia," kata Kepala Desa Tanjung Aur, Selasa (15/11/2022).

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Kejadian memilukan ini terjadi Senin malam sekitar pukul 12.00 WIB. Pascakejadian ini bayi Haryani telah dimakamkan. Warga desa Tanjung Aur yang mayoritas merupakan warga transmigran telah lama mengeluhkan kondisi jalan di desa mereka yang belum tersentuh pembangunan. Kondisi diperparah saat musim hujan seperti ini.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini