JAKARTA - Mantan ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer sempat memberikan kesaksian soal senjata HS-19 yang terjatuh sebelum penembakan Brigadir Yosua.
Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis mengharapkan CCTV saat penyelidikan dapat ditampilkan oleh Jaksa Penuntut Umum pada sidang hari ini. Dengan demikian, dapat dilihat lebih jelas, senjata mana yang jatuh beserta jenis apa yang dilihat oleh Romer.
"Romer (hanya) melihat dari jauh berapa meter, yang kami harapkan sebenarnya CCTV pada saat penyidikan itu diperlihatkan hari ini oleh Jaksa, sehingga bisa jelas senjata yang mana yang jatuh, jenis apa yang dilihat oleh Romer," ujarnya saat ditemui wartawan di PN Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2022).
"Karena menurut kami tadi saja dia tidak bisa memastikan apa itu senjata itu, dia cuma menjawab itu senjata HS, kalau orang bisa hanya melihat begitu itu senjata HS kan nggak bisa begitu," tambah Arman.
CCTV yang menayangkan momentum tersebut sangat penting terkait kekeliruan soal mana senjata yang jatuh pada saat hari tersebut.
"Makanya kita minta dalam persidangan tadi tolong dihadirkan atau diperlihatkan lah CCTV itu, ada dua yang harus dibuktikan apakah benar senjata yang jatuh itu HS, atau senjata Wilson Combat seperti yang diterangkan klien kami dalam BAP," tutur Arman.