Share

Indonesia Nihil Kasus Pembunuhan Jurnalis dalam Laporan UNESCO

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 24 November 2022 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 18 2714171 indonesia-nihil-kasus-pembunuhan-jurnalis-dalam-laporan-unesco-XQcswNzODe.jpeg Foto: Istimewa.

PARIS – Sebanyak 117 jurnalis terbunuh di seluruh dunia pada periode 2020-2021, menurut laporan yang dirlis UNESCO pada Kamis, (24/11/2022). Laporan 2022 tentang Keselamatan Jurnalis dan Bahaya Impunitas itu mengatakan angka tersebut menunjukkan penurunan cukup signifikan dari periode dua tahun sebelumnya, namun tetap menjadi jumlah yang tinggi.

BACA JUGA: PBB: Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Tewas Dibunuh Pasukan Israel 

Dari 117 pembunuhan jurnalis yang dilaporkan, kawasan Amerika Latin dan Karibia mencatat kasus terbanyak diikuti Asia Pasifik. Sementara di Afrka terjadi kenaikan hampir dua kali lipat dari yang dilaporkan pada 2021.

Indonesia mencatat nihil kasus pembunuhan jurnalis dalam laporan terbaru UNESCO tersebut, yang merupakan pencapaian yang baik. Menanggapi nihilnya kasus pembunuhan jurnalis di Tanah Air ini, Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Yadi Hendriana menyampaikan apresiasinya.

BACA JUGA: 2 Jurnalis Tewas Ditembak di Jalan Raya, Polisi Gelar Penyelidikan

“Selamat. Mudah mudahan kebebasan pers terus terpelihara dan kekerasan terhadap pers terus bisa ditekan,” tulis Yadi di akun Instragramnya.

Laporan UNESCO juga mencatat bahwa jurnalis televisi menjadi kelompok korban terbesar pembunuhan antara periode 2014-2020. Namun, pada 2021 pembunuhan terhadap jurnalis lintas platform bertambah hingga mencapai 41% dari jumlah total kematian, menjadikan jurnalis lintas platform menjadi yang paling rentang terhadap serangan yang berdampak hilangnya nyawa.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(dka)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini