Share

Duh, Pemakaman Covid-19 dengan Prokes Alami Peningkatan di Malang

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 24 November 2022 08:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 519 2713743 duh-pemakaman-covid-19-dengan-prokes-alami-peningkatan-di-malang-ZXeQMv1Ru2.jpg Ilustrasi/ Doc: Avirista Midaada

KOTA MALANG - Alarm bahaya muncul dari kondisi Covid-19 di Kota Malang yang ditandai mulai meningkatnya pemakaman dengan protokol kesehatan (Prokes). Ya akhir - akhir ini pemakaman dengan protokol kesehatan mulai menunjukkan tren kenaikan setelah sebelumnya selama beberapa lama menurun.

Kepala UPT Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Subaedi mengakui ada tren kenaikan pemakaman dengan prokes yang merupakan prosedur pasien Covid-19. Peningkatan sudah terjadi sejak satu minggu terakhir setelah sebelumnya sempat turun.

 BACA JUGA:Nestapa Penyintas Gempa Cianjur, Bertahan di Gelap Malam Berbekal Penerangan Seadanya

"Ya memang akhir-akhir ini cuaca juga anu jadi ada pemakaman covid tetapi masih belum terlalu signifikan tingkat kenaikan. Sampai kemarin ada 15 pemakaman, satu minggu kemarin agak rapat untuk pemakaman, satu dua tiap hari," ucap Subaedi saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Kamis pagi (24/11/2022).

Subaedi membandingkan dengan proses pemakaman prokes di bulan September, Oktober, hingga November awal yang tidak setiap hari ada. Bahkan di bulan Oktober lalu disebutnya ada 11 pemakaman Protokol Kesehatan (prokes).

 BACA JUGA:Luka Patah Tulang, 10 Korban Gempa Cianjur Dirujuk ke RSUD Cibabat

"Tempo dua hari sekali tiga hari, kadang empat hari sekali baru ada. Yang mulai ada peningkatan itu mulai minggu kemarin pemakaman," ucap dia.

Kendati mulai ada peningkatan pemakaman dengan Prokes, ia memastikan timnya masih mencukupi menangani proses pemakaman. Sebab saat ini ada sekitar 6 - 8 orang yang disiagakan dalam satu tim untuk menangani pemakaman dengan standar Prokes.

"Sementara ini belum ada penambahan tim karena semua masih terkendali, namun dikarenakan kemarin sempat ada tren peningkatan meminta anggota teman-teman relawan itu stand by siaga sewaktu-waktu, kalau dibutuhkan tinggal berangkat," tuturnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Meski ada peningkatan pemakaman dengan Prokes, ia belum bisa memastikan seluruh jasad yang dimakamkan dengan Prokes itu merupakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Sebab wewenang itu berada di rumah sakit yang menanganinya.

"Bisa ditanyakan ke rumah sakit untuk itu, informasi dari rumah sakit. Dari rumah sakitdisampaikan ke PSC, dari PSC di share di grup 3 UPT, DLH, Dinas Kesehatan PSC, dan BPBD. (Pemakaman jenazah) dari Malang kota saja," jelasnya.

Subaedi mengimbau agar masyarakat mulai mengencangkan Prokes dengan tidak sering-sering berkerumun dan menjaga kesehatan di tengah cuaca yang sedang tidak menentu seperti saat ini.

"Kami himbau untuk gejala kesehatan, kalau badan terasa nggak enak istirahat saja di rumah. Hindari kerumunan, hindari berinteraksi dengan masyarakat yang jumlahnya banyak," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini