Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketika Soeharto Pilih Benny Moerdani Jadi Panglima TNI

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 30 November 2022 |11:47 WIB
Ketika Soeharto Pilih Benny Moerdani Jadi Panglima TNI
Benny Moerdanny. (Gusdurnet)
A
A
A

Pak Harto, kata Prabowo, seorang panglima perang. Karena itu dia menilai orang tidak dari riwayat hidup formal, jabatan atau gelar-gelar akademis tertentu, tapi dengan prestasi lapangan. Bagi Pak Harto, orang yang siap mati ke daerah operasi (dikenal dengan istilah one way ticket di kalangan TNI) merupakan pribadi-pribadi khusus. Faktor itu lah yang dinilai menjadi alasan jenderal besar itu memilih Benny sebagai Panglima ABRI.

Benny Moerdani menjabat sebagai Panglima pada kurun waktu 28 Maret 1983 hingga 27 Februari 1988. Sudah jelas ketika itu dia termasuk jenderal yang dilabeli ‘Orang Soeharto’ karena kesetiaannya.

Tidak mengherankan dia juga kerap dilabeli sebagai sosok yang 'menghabisi' rival-rival politik Presiden. Pendek kata, Benny merupaka kartu As Soeharto untuk mengamankan semua urusan hankam dan sosial politik Indonesia.

"Ketika Benny menjabat Panglima ABRI sekaligus Panglima Kopkamtib tahun 1983 hingga 1988, nyaris tak terdengar ada gerakan makar melawan pemerintah," kata Floberiberta Aning S dalam tulisannya di buku "100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia Abad 20."

Namun keberanian Benny mengingatkan tentang sepak terjang bisnis anak-anak Pak Harto telah membuat The Smiling General (julukan Soeharto) itu murka. Benny pun tersingkir dari ring satu Cendana.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement