Sambung Muharsa Pamungkas, selama ini dia dan teman-teman mural tidak punya wadah untuk mengkreasikan bakat seninya. Bahkan mereka hanya tampil apabila ada yang mengundang secara freelance.
"Selama ini kita hanya freelance saja diundang orang, baru kali ini kita diberikan tempat semewah ini, difasilitasi oleh pemerintah," ujarnya.
Untuk kedepanya, Muharsa Pamungkas yang dalam festival ini menggambar mural "Bika Ambon" yang merupakan makanan khas Kota Medan berharap festival ini dapat diselenggarakan setiap tahunya dan pemerintah tetap memberikan wadah bagi para penggiat seni mural.
"Saya berharap setiap tahun kegiatan ini selalu diadakan, dan pemerintah terus memberikan wadah bagi kami untuk berkarya," harapnya.

Foto: dok. Pemkot Medan