Share

Miris! Tak Punya Kendaraan, Pasutri Asal Kutai Kartanegara Curi Motor

Hasyim Ilyas, MNC Portal · Senin 05 Desember 2022 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 340 2721101 miris-tak-punya-kendaraan-pasutri-asal-kutai-kartanegara-curi-motor-YEakaNKUEG.jpg Illustrasi (foto: freepick)

SAMARINDA - Pasangan suami-istri (Pasutri) asal Kutai Kartanegara ditangkap polisi, setelah mencuri motor di kawasan jalan Kadrie Oening, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, kota Samarinda.

Wakapolresta Samarinda, AKBP Eko Budianto menerangkan, pelaku bernama Dedy Sofyan (35) dan Ermi Rahmawati (26) adalah warga Kabupaten Kutai Kartanegara. Mereka terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran telah melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Aksi pencurian itu dilakukan keduanya di Jalan Kadrie Oening, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, pada Jumat 25 November 2022 lalu.

 BACA JUGA:Rilis Kasus di Kantor Polisi, Emak-Emak Pelaku Pencurian Pingsan

Eko menuturkan kronologi pencurian saat pasangan tersebut melintas di kawasan jalan Kadri Oening, Air Hitam. Lalu mereka melihat sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi KT 4420 IG warna merah terparkir dengan kunci motor yang masih menempel.

Merasa seperti kejatuhan duren, pasangan suami-istri lantas kompak membawa lari sepeda motor tersebut. Namun sial, aksi curanmor tersebut terekam kamera CCTV dan beredar di sosial media.

"Mereka beraksi berdua dengan berjalan kaki. Saat melihat kunci motor yang masih menempel, keduanya langsung membawa lari motor tersebut," kata Eko, Senin (5/12/2022).

 BACA JUGA:Viral Aksi Mahasiswi Gagalkan Pencurian Motor, Pelaku Kabur Terpincang-pincang

Korban yang mengetahui jika motornya telah raib dicuri, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Samarinda Ulu untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Dengan bukti rekaman CCTV yang ada, polisi akhirnya berhasil menangkap kedua suami-istri tersebut di Kawasan Palaran pada Jum'at (2/12/2022) lalu.

"Yang bersangkutan lagi berjalan dan diamankan di kawasan Palaran. Keduanya ini merupakan warga Kutai Kartanegara," terangnya.

Eko juga mengungkapkan, bahwa Dedy Sofyan juga pernah menjalani hukuman penjara selama lima bulan atas kasus penggelapan pada tahun 2009 silam.

"Suaminya ini pernah ditahan lima bulan kasus penggelapan. Kalau istrinya ini belum pernah, ini baru pertama kali. Sepeda motor yang dicuri itu mereka gunakan sehari-hari," jelasnya.

Untuk menutupi perbuatan jahatnya, palaku mengganti nopol kendaraan yang mereka curi itu menjadi KT 4105 VV.

"Karena digunakan sehari-hari keduanya juga sempat mengganti plat motornya," imbuhnya.

Atas aksi nekat pasangan tersebut, keduanya dijerat Pasal 363 ayat (2) KUH PIDANA tentang pencurian di waktu malam yang dilakukan oleh dua orang atau lebih untuk sampai pada barang yang diambil.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini