5. Tsunami Aceh 2004
Tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004 tentu masih segar dalam ingatan kita. Pasalnya, gelombang setinggi 30 meter itu tak hanya meluluhlantakkan Aceh, tapi juga berdampak ke sejumlah negara lainnya. Tsunami ini terjadi setelah didahului oleh gempa dangkal berkekuatan magnitudo 9,1-9,3. Peristiwa gempa dan tsunami Aceh merenggut nyawa sekitar 170.000 orang. Jika ditotal dengan korban di negara-negara lain, diperkirakan sekitar 230.000 meninggal dunia. Kerugian akibat bencana tersebut ditaksir mencapai Rp42,7 triliun.
6. Tsunami Pangandaran 2006
Pada 17 Juli 2006, rentetan gempa melanda pantai selatan Pulau Jawa. Sesaat setelah gempa, terjadi gelombang tsunami setinggi 2-4 meter. Permukiman di kawasan pantai di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta tersapu gelombang tsunami. Berdasarkan data BMKG, gempa di wilayah pesisir Pangandaran terjadi pada pukul 15.19 WIB dengan magnitudo 6,8. Pusat gempa berada di selatan Pantai Pameungpeuk dengan jarak kurang lebih 150 kilometer dan kedalaman 30 kilometer. Tempat ini merupakan zona pertemuan dua lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia pada kedalaman kurang dari 30 km. Akibat gempa dan tsunami ini, sebanyak 668 orang meninggal, 65 orang hilang, dan hampir seribu orang mengalami luka-luka.