JAKARTA - Mantan anak buah Ferdy Sambo, Kompol Chuck Putranto, mengungkapkan alasan dirinya tidak melaporkan terkait rekaman CCTV yang menjelaskan Brigadir J masih hidup saat aksi penembakan di Rumah Duren Tiga, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pada saat itu Ferdy Sambo melarang dirinya untuk melaporkan kejadian itu ke pimpinan Polri.
Saat persidangan itu, Agus yang menjadi Terdakwa kasus perintangan bertanya kepada Chuck terkait dirinya yang pada saat itu dipanggil oleh pimpinan Polri usai kejadian tersebut.
"Satu pertanyaan, pertanyaan ketika tanggal 20 atau tanggal 19 ketika kita diklarifikasi oleh pimpinan masih ingat?" kata Agus kepada Chuck di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (15/12/2022).
"Di tanggal 23," jawab Chuck.
Agus pun bertanya mengapa pada saat itu dirinya tidak melaporkan kejadian itu kepada pimpinan Polri terkait rekaman CCTV yang memperlihatkan kondisi Brigadir J masih hidup.
Chuck kemudian mengatakan bahaa sebelum menghadap untuk menemui pimpinan Polri, dirinya sempat dipanggil oleh Ferdy Sambo.
"Waktu itu pokoknya ditanya pimpinan berarti kan Pak Chuck sudah nonton tuh. Kenapa alasannya tidak disampaikan pada itu kepada pimpinan?" tanya Agus.
"Saat itu karena sebelum diperiksa oleh pimpinan Polri, saya langsung dipanggil oleh Pak Ferdy Sambo dan disuruh tidak boleh menceritakan, bahkan yang pada saat DVR yang saya kembalikan di hari Minggu tidak boleh diceritakan. Jadi tergambar saat saya melaporkan kepada pimpinan Polri seakan-akan bahwa DVR itu ada 4 hari bersama saya," jawab Chuck.
(Khafid Mardiyansyah)