FURUVIK - Staf di Kebun Binatang Furuvik di Swedia selatan menembak dan membunuh tiga simpanse setelah ketujuh primata fasilitas itu secara misterius melarikan diri dari kandang mereka pada Rabu, (14/12/2022) operator Parks and Resorts mengungkapkan pada hari Kamis. Simpanse keempat juga ditembak tetapi selamat.
Menyusul kritik keras yang bermunculan, Juru Bicara Kebun Binatang, Annika Troselius membela keputusan untuk menembak mati hewan-hewan itu. Troselius mengatakan kepada AFP bahwa simpanse "dianggap sebagai hewan berisiko tinggi" dan "dapat menimbulkan ancaman bagi kehidupan manusia" jika mereka melarikan diri.
"Simpanse dapat dianggap damai tetapi mereka sangat berbahaya," tulis staf kebun binatang dalam posting Facebook pada Rabu, sebagaimana dilansir RT. Dia memperingatkan "mereka cepat, sangat kuat dan umumnya tidak takut" dan mengklaim bahwa sebuah pertemuan "dapat dengan cepat meningkat menjadi kehidupan yang mengancam. situasi."
“Ketika seekor simpanse lepas di taman, sayangnya Anda perlu menembak untuk menidurkannya,” lanjut postingan itu, menegaskan “kesedihan” kebun binatang atas primata yang terbunuh itu “sangat berat.”
Kebun Binatang Furuvik bersikeras bahwa menenangkan simpanse "bukanlah alternatif" untuk membunuh mereka, menunjukkan di pos lain bahwa itu akan membutuhkan seseorang untuk berada sangat dekat dengan hewan-hewan dan obat-obatan membutuhkan waktu 10 menit sampai efeknya bisa terlihat. Troselius menambahkan bahwa obat penenang tidak cukup untuk melumpuhkan keempat makhluk itu.
Kebun binatang itu ditutup untuk pengunjung selama musim ketika simpanse melarikan diri, yang berarti tidak ada orang yang menjadi korban para monyet itu.
Tidak jelas bagaimana mereka berhasil keluar dari kandang mereka pada Rabu sebelum mereka terlihat berkeliaran di fasilitas tersebut. Staf dievakuasi atau dikunci, dan taman itu diduga tetap "siaga penuh" hingga Kamis, (15/12/2022).
Empat primata yang tersisa dikatakan telah kembali ke gedung mereka pada Kamis, meskipun staf menjelaskan di Facebook bahwa mereka belum kembali ke kandang mereka dan penjaga dari kebun binatang lain harus dibawa untuk mengamankan mereka.
“Ini berarti kami tidak bisa membiarkan orang bergerak bebas di dalam kebun binatang dan kami masih waspada,” tulis Kebun Binatang Furuvik.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.