2. Zannuba Ariffah Chafsoh Wahid
Gus Dur memiliki putri kedua bernama Zannuba Ariffah Chafsoh Wahid. Wanita yang akrab dengan sapaan Yenny ini lahir tanggal 29 Oktober 1974. Sepentinggal Gus Dur, dia terus menyebarkan pemikiran sang ayah melalui The Wahid Institute.
Melalui Tha Wahid Institute, Yenny berupaya membangun pemikiran moderat di Indonesia. Ia ingin menanamkan cita-cita intelektual Gus Dur kepada kaum muda.
Sepanjang karirnya, Yenny pernah menjadi wartawan The Sydney Morning Herald dan The Age tahun 1997 sampai 1998. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Universitas Harvard, dengan beasiswa Mason.
3. Anita Hayatunnufus Wahid
Putri ketiga Gus Dur dengan Siti Nuriyah selanjutnya adalah Anita Hayatunnufus Wahid. Wanita kelahiran 29 November 1977 merupakan penggerak organisasi Gusdurian di Indonesia.
Anita merupakan lulusan Universitas Indonesia jurusan Hubungan Internasional (1996 - 2002). Setelahnya, Anita melanjutkan pendidikan ke Rurh-Universitaet Bochum, Jerman untuk mendapatkan gelar Master of arts.
Anita aktif dalam gerakan Sejuta Tes Antigen dan Presidium Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo). Saat ini, Anita menjabat sebagai Dewan Penasihat Keamanan Tiktok Asia-Pasifik.