JAKARTA- Mengenal 4 putri Gus Dur dan sepak terjangnya menarik untuk dibahas.Abdurrahman Wahid memiliki empat putri dari pernikahannya dengan Siti Nuriyah.
Berikut mengenal 4 putri Gus Dur dan sepak terjangnya dirangkum dari berbagai sumber:
1. Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid
Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid adalah putri pertama Gus Dur lahir 25 Juni 1973. Putri sulung Gus Dur ini menjabat sebagai Komisaris Independen PT Unilever Tbk.
Lulus dari program Pascasarjana UGM jurusan Psikologi, Alissa juga berprofesi sebagai psikolog keluarga. Alissa berperan besar dalam sektor sosial, multikulturalisme, dan demokrasi.
Melalui Gusdurian Network Indonesia (GNI), Alissa merangkul para aktivis untuk berdialog tentang pluralitas keagamaan. Ia juga menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM). Wanita kelahiran Jombang ini juga mendukung berbagai organisasi dan yayasan yang bergerak dibidang sosial.
2. Zannuba Ariffah Chafsoh Wahid
Gus Dur memiliki putri kedua bernama Zannuba Ariffah Chafsoh Wahid. Wanita yang akrab dengan sapaan Yenny ini lahir tanggal 29 Oktober 1974. Sepentinggal Gus Dur, dia terus menyebarkan pemikiran sang ayah melalui The Wahid Institute.
Melalui Tha Wahid Institute, Yenny berupaya membangun pemikiran moderat di Indonesia. Ia ingin menanamkan cita-cita intelektual Gus Dur kepada kaum muda.
Sepanjang karirnya, Yenny pernah menjadi wartawan The Sydney Morning Herald dan The Age tahun 1997 sampai 1998. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Universitas Harvard, dengan beasiswa Mason.
3. Anita Hayatunnufus Wahid
Putri ketiga Gus Dur dengan Siti Nuriyah selanjutnya adalah Anita Hayatunnufus Wahid. Wanita kelahiran 29 November 1977 merupakan penggerak organisasi Gusdurian di Indonesia.
Anita merupakan lulusan Universitas Indonesia jurusan Hubungan Internasional (1996 - 2002). Setelahnya, Anita melanjutkan pendidikan ke Rurh-Universitaet Bochum, Jerman untuk mendapatkan gelar Master of arts.
Anita aktif dalam gerakan Sejuta Tes Antigen dan Presidium Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo). Saat ini, Anita menjabat sebagai Dewan Penasihat Keamanan Tiktok Asia-Pasifik.
4. Inayah Wulandari Wahid
Inayah Wulandari Wahid adalah putri keempat Gus Dur dan Siti Nuriyah. Ia lahir pada tanggal 31 Desember 1982. Selain sebagai aktivis, Inayah juga akrab dengan dunia seni di Indonesia.
Inayah banyak berkontribusi pada gerakan sosial Positive Movement (PM). Gerakan tersebut membela Tenaga Kerja Indonesia (TKI) da Hak Asasi Manusia (HAM).
Wanita berusia 40 tahun ini juga terkenal sebagai seniman. Inayah beberapa kali terlihat tampil di panggung teater nasional.
Demikian informasi mengenal 4 putri Gus Dur dan sepak terjangnya bagi tanah air.
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.