Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Emak-Emak Korban Copet dalam Angkot di Bogor, Pelaku Pura-Pura Muntah

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Rabu, 04 Januari 2023 |15:51 WIB
Cerita Emak-Emak Korban Copet dalam Angkot di Bogor, Pelaku Pura-Pura Muntah
Tiga orang diduga copet ditangkap warga Bogor. (Foto: Dok Ist)
A
A
A

BOGOR - Tiga komplotan copet dalam angkutan kota (angkot) yang berhasil diamankan warga di wilayah Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, beraksi dengan modus pura-pura muntah. Dari situ, mereka berhasil menggasak satu unit handphone milik seorang emak-emak.

Menurut korban Endang (56), peristiwa tersebut bermula ketika naik angkot nomor trayek 05 Ciomas-Ciapus sekira pukul 09.00 WIB. Ketika itu, tiga orang pria mengenakan batik naik ke dalam angkot.

"Saya mau pulang ke Ciomas, saya dari rumah sakit ngambil obat, naik 02 turun Gunung Batu mau belanja dulu. Udah beres naik angkot (05). Duluan saya yang naik, saya naiknya dari Pasar Gunung batu. Terus dia naik di Pasir Kuda tiga orang pakai baju batik," kata Endang kepada wartawan, Rabu (4/1/2023).

Di dalam angkot, Endang mengaku duduk tepat di belakang sopir. Saat angkot berjalan, salah satu pelaku yang duduk di depannya berpura-pura muntah.

"Jadi yang di samping saya satu orang, yang di depan saya dua orang. Yang gemuk sama yang pura-pura muntah. Temennya itu pura-pura muntah, tapi gak keluar muntahnya, enggak. Yang gemuk pindah ke bangku yang kecil dekat pintu dia sambil nyerandak 'jorok lu muntah, keluar lu' gitu," jelasnya.

 Baca juga: Komplotan Copet dalam Angkot di Bogor Ditangkap Warga, Diduga Pemain Lama

Tidak lama, para pelaku turun dari angkot satu persatu di lokasi berbeda. Selanjutnya, sopir angkot curiga dan meminta korban memeriksa barangnya.

"Sopir angkotnya 'bu saya curiga' kenapa? 'itu orang naik angkot bertiga turun kok masing-masing, pura-pura muntah itu bu coba periksa tasnya' saya periksa, handphone saya gak ada," ungkap Endang.

Selanjutnya, korban pulang dan menceritakan kejadian yang dialami kepada keponakannya. Kemudian, keponakannya tersebut berangkat dan kebetulan menaiki angkot sama.

"Ternyata dia (keponakannya) naik angkot yang saya tumpangi itu. Sopirnya mungkin ngomong tadi ada ibu-ibu yang ini (kecopetan) si keponakan apal ya, nah terus mungkin si sopir ngeliat kejadian yang di PGRI 3, orang itu (komplotan copet diamankan)," bebernya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement