JAYAPURA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura, Papua menurunkan tim untuk mendata kerusakan akibat gempa bumi magnitudo 4,9 pada Senin (2/1/2023) dini hari.
Kepala BPBD Kota Jayapura Asep Khalid membenarkan, tim kembali diturunkan untuk mendata kerusakan di perkantoran setempat mengingat para aparatur sipil negara (ASN) pemkot itu mulai aktif berkantor.
Ia mengatakan pendataan dilakukan tim bekerja sama dengan BPBD Papua.
Dia mengakui gempa susulan yang masih sering kali terjadi menyebabkan pihaknya berharap pengelola gedung dan masyarakat memperhatikan apakah ada retakan atau tidak di gedung atau rumah miliknya.
"Hati-hati bila sudah ada retakan karena gempa susulan diprediksi masih akan terjadi, " kata Asep, di Jayapura, Rabu (4/1/2023) melansir Antara.
Ia mengakui data masih terus bertambah dan masyarakat diharapkan membantu melaporkan bila mengetahui adanya dampak.
Ketika ditanya apakah ada warga yang kembali mengungsi, Asep mengaku, belum ada laporan.
Namun, pihaknya berharap, masyarakat tetap waspada dan selalu memantau perkembangan informasi gempa melalui situs BMKG.