Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Harap Pemberi Zakat Makin Banyak, Wapres: Insya Allah Tidak Ada Lagi Orang Miskin

Binti Mufarida , Jurnalis-Sabtu, 07 Januari 2023 |01:02 WIB
Harap Pemberi Zakat Makin Banyak, Wapres: Insya Allah Tidak Ada Lagi Orang Miskin
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengharapkan agar muzakki atau pemberi zakat makin banyak. Sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat, salah satunya melalui pengelolaan dana sosial umat.

Hal itu diungkapkan Wapres saat menyerahkan bantuan BAZNAS Microfinance Masjid usai melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa, Jalan Pisangan Baru Timur, Matraman, Jakarta, Jumat (6/1/2023).

"Kita harapkan doanya supaya orang-orang yang muzakki ini, para pemberi zakat ini, semakin hari semakin banyak. Kalau saja semua orang yang wajib zakat sudah mengeluarkan zakatnya, Insya Allah tidak ada lagi orang miskin di Indonesia ini," tutur Wapres dalam keterangan persnya kepada awak media.

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendorong peningkatan muzakki adalah melalui ajakan. Sebab, sebagaimana diperintahkan oleh Allah SWT, menggemakan ajakan untuk bersedekah baik yang wajib mapun yang sunnah adalah hal mulia.

"Kata Allah dalam Al-Qur'an, tidak ada pembicaraan yang terbaik, yang baik yang diperbincangkan di dalam masyarakat itu kecuali pertama itu memerintahkan bersedekah. Sedekah wajib atau sedekah sunnah," papar Wapres.

"Jadi jangan ngomong yang lain-lain, ayo ngomong untuk orang supaya sedekah wajib atau yang sunah. Yang wajib itu adalah zakat, itu sedekah wajibah. Yang kedua ngomong kebaikan. Kebaikan segala hal yang baik-baik. Bukan yang dalam arti harta, tapi gagasan, ide, inisiatif, pikiran-pikiran, langkah-langkah itu yang harus dibicarakan yang baik-baik itu," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wapres juga mengingatkan, bahwa pemberian zakat jangan dikaitkan dengan hal-hal politis. Khususnya, saat ini di mana sebentar lagi Indonesia akan merayakan pesta demokrasi melalui Pemilu. Ia mengimbau, momen pemberian bantuan/zakat, harus dilihat dari kacamata kemanfaatannya bagi seorang mustahik.

"Nah, ini mau pemilu kita ini ya. Hati-hati ini supaya jangan mengompori orang supaya pada berantem. Tapi bagaimana mengompori orang supaya tidak berantem, supaya rukun, supaya tidak terbelah, supaya tetap kita utuh," imbau Wapres.

Menutup keterangan persnya, Wapres berharap agar dalam jangka panjang, para individu yang saat ini menjadi mustahik dapat berganti peran menjadi muzakki. Dengan demikian, dapat terlihat bukti nyata kemajuan kesejahteraan masyarakat dari pemberian zakat.

"Kepada mereka yang diberi bantuan, mudah-mudahan nanti tidak lagi hanya jadi penerima zakat, lama-lama nanti bisa jadi pemberi zakat. Jadi dari mustahik (orang yang berhak menerima zakat) harus bisa menjadi muzakki. Kalau kita bisa terus mendorong ini maka lama-lama mustahik itu makin kecil, muzakki-nya makin besar dan ini berarti kesejahteraan masyarakat akan lebih," pungkas Wapres.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement