JAKARTA - Terdapat beberapa perwira terbilang muda saat memegang pangkat Laksamana (Jenderal). Menyandang pangkat tertinggi ketika masih berusia muda tentu menjadi prestasi tersendiri bagi perwira tinggi TNI AL.
Urutan pangkat perwira tinggi Angkatan Laut, yaitu meliputi Laksamana TNI (jenderal bintang empat), Laksamana Madya (jenderal bintang tiga) TNI, Laksamana Muda (jenderal bintang dua) TNI, dan Laksamana Pertama (jenderal bintang satu) TNI.
Kebanyakan usia anggota militer yang berpangkat tinggi sudah berada di atas 50 tahun. Namun, terdapat beberapa anggota TNI AL yang pernah menyandang pangkat tertinggi (Laksamana) di usia muda. Berikut jenderal-jenderal termuda di TNI AL.
BACA JUGA:Resmi Serahkan Jabatan KSAL ke M Ali, Ini Pesan Yudo Margono untuk Prajurit TNI AL
1. Laksamana TNI (Purn) R. Soebijakto
R Soebijakto merupakan perwira tinggi TNI AL dan disebut sebagai orang pertama yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut, karena sebelumnya bernama Kepala Staf Umum TKR Laut dan Panglima Angkatan Laut.
Ia lahir pada 14 Juli 1917 di Banyumas. Selama menjabat di militer, ia pernah menjadi KSAL periode 1948-1959 di umur 31 tahun dan disebut Kepala Staf Angkatan Laut termuda sepanjang sejarah.
BACA JUGA:Mengenal Jenis-jenis Seragam dan Baret TNI AL
Pada 1954, ia mendapat pangkat Laksamana Muda di usia yang terbilang cukup muda, yaitu 37 tahun. Empat tahun kemudian ia naik pangkat menjadi Laksamana Madya karena prestasi kerjanya. Ia meraih pangkat tertinggi, Laksamana, pada 1971.
2. Laksamana TNI (Anumerta) Raden Eddy Martadinata
R E Martadinata merupakan tokoh Angkatan Laut dan pahlawan nasional Indonesia. Martadinata yang lahir di Bandung, Jawa Barat pada 29 Maret 1921 adalah salah satu korban tewas dalam kecelakaan helikopter di Riung Gunung pada 1966 dan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.
Selama berkarier di Angkatan Laut, Martadinata pernah menjabat sebagai KSAL di usia 38 tahun pada 20 Juli 1959. Satu tahun kemudian, pangkatnya naik menjadi Laksamana Muda di usia 39 tahun. Tahun 1964, ia naik menjadi Laksamana Madya, hingga akhirnya menjadi Laksamana pada tahun 1966.
3. Laksamana Madya TNI Dr Aan Kurnia
Dr Aan Kurnia lahir pada 22 Juli 1965. Ia merupakan seorang perwira tinggi TNI AL yang sejak 31 Januari 2020 menjabat sebagai Kepala Badan Keamanan Laut. Diketahui, Aan merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 1987.
Selama berkarier di militer, ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal Akademi TNI. Ia termasuk anggota termuda saat menyandang pangkat Laksamana Pertama, yaitu di usia 47 tahun.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.