Dilansir dari laman resmi Pusat Sandi dan Siber TNI Angkatan Darat (AD), disebutkan bahwa tidak ada seorang pun pribumi yang dipercaya untuk melaksanakan tugas di bidang persandian pada zaman pendudukan kolonial Belanda.
Pada 4 April 1946, Menteri Pertahanan Amir Sjarifuddin menugaskan dr. Roebiono Kertopati untuk mendirikan sebuah badan pemberitaan rahasia bagi kepentingan pemerintahan, sekaligus merangkap sebagai pimpinannya. Saat itu, dr. Roebiono Kertopati bekerja sebagai dokter di Kementerian Pertahanan Bagian-B (intelijen).
Saat itu, penugasan yang diberikan Amir Sjarifuddin kepada Roebiono Kertopati itu ketika di tengah-tengah bergejolaknya revolusi fisik pesta kemerdekaan.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.