Antara Maret 2020 dan 2022, organisasi nirlaba Stop AAPI Hate mencatat hampir 11.500 insiden kebencian terhadap orang Asia-Amerika, mulai dari pelecehan verbal hingga pemukulan dengan kekerasan.
Menurut laporan Stop AAPI HATE, rumah bagi lebih dari enam juta penduduk keturunan Asia, California menjadi semacam pusat kefanatikan, dengan lebih dari sepertiga (4.333) insiden yang terdokumentasi.
Manjusha Kulkarni, salah satu pendiri organisasi tersebut mengatakan meski insiden kebencian tidak lagi mendominasi berita, namun orang Asia-Amerika, terutama manula dan wanita, masih tidak merasa aman dan banyak yang kehilangan rasa memiliki.
"Deklarasi California benar-benar mengatakan kepada kami bahwa komunitas kami pantas untuk dilihat dan didengar, dan kami pantas untuk merayakannya," ungkapnya.
"Menormalkan pengalaman Asia-Amerika sebagai bagian dari pengalaman Amerika yang lebih luas, dan menjauh dari pengucilan dan meminimalkan komunitas kami, sangatlah penting,” tambahnya.
Perayaan Pecinan San Francisco adalah contoh utama dari penyatuan budaya ini.
Pawai tersebut menarik tiga juta penonton dan pemirsa televisi setiap tahun, menurut situs webnya. Penuh dengan kendaraan hias, petasan, dan marching band, ini dianggap sebagai pertemuan terbesar dari jenisnya di luar Asia. Kalender acara juga mencakup kontes kecantikan Miss Chinatown, turnamen bola basket, dan lari YMCA.