"Penyesalan yang teramat dalam juga terhadap Kuat Maruf, dan Ricky Rizal sebagai orang-orang yang baik yang telah didudukan sebagai terdakwa tanpa tau apa kesalahannya, juga terhadap Richard Elizer yang harus menghadapi situasi ini," paparnya.
Sambo menambahkan, dia bersalah dan menyesal karena amarah dan emosi telah menutup logika berpikirnya, dia lupa dia seorang Inspektur Jenderal Polisi dan pejabat utama Polri yang tidak pantas melakukan hal tersebut.
BACA JUGA:Bacakan Pledoi, Ferdy Sambo Mengaku Frustasi Dapatkan Tekanan Publik yang Begitu Besar
Selama 28 tahun dia tidak pernah lelah mendedikasikan diri bagi Polri yang selalu dia cintai, dalam banyak penugasan sebagai seorang Polisi acap kali dia harus meninggalkan istri dan anak-anak semata-mata untuk memberikan dedikasi terbaik bagi Kepolisian, masyarakat, nusa, dan bangsa.
"Sebagai anggota Polri, saya tidak pernah melakukan pelanggaran pidana, pelanggaran disiplin maupun kode etik, bahkan telah menerima Bintang Bhayangkara Pratama dari Bapak Presiden yang membuktikan dharma bakti saya bagi anggota Polri yang tanpa cacat dan cela selama berdinas," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.