Share

Bertambah Lagi, Warga KBB Diduga Jadi Korban Keganasan Wowon Cs

Adi Haryanto, Koran Sindo · Kamis 26 Januari 2023 00:28 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 26 525 2753142 bertambah-lagi-warga-kbb-diduga-jadi-korban-keganasan-wowon-cs-Cb6sP86i4u.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

 

BANDUNG BARAT - Korban kasus pembunuhan berantai atau serial killer oleh komplotan Wowon Erawan alias Aki (60), Solihin alias Duloh (63), dan dan M Dede Solehudin, terus bermunculan.

Hal tersebut setelah dilaporkan ada warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang kembali menjadi korban kebengisan dari Wowon Cs.

Terbaru, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bernama Parida asal Kampung dan Desa Cilanggari RT 1/14, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dilaporkan telah menjadi korban pembunuhan Wowon Cs.

BACA JUGA:Jejak Digital Wowon Jadi Aki Banyu Terungkap, Polisi Duga Sejumlah Wanita Muda Dibuang ke Laut Bali 

Wanita kelahiran tanggal 15 Oktober 1977 itu adalah satu dari dua TKW yang dieksekusi serta dikubur di rumah kontrakan Wowon di Kampung Babakan Curug, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Cianjur.

"Saya sudah ditelepon pihak Polda Metro Jaya terkait warga bernama Parida. Betul, itu warga kami bernama Parida binti Badriyah yang berdomisili di Kampung Cilangari RW 14," ujar Kepala Desa Cilangari, Kecamatan Gununghalu, Sabana, Rabu (25/1/2023).

BACA JUGA: Di Tengah Guyuran Hujan, Polisi Bongkar Makam Korban Aki Wowon Cs 

Sabana mengatakan, perwakilan keluarga juga telah mendapat informasi tersebut langsung dari Polda Metro Jaya. Berdasarkan penuturan pihak keluarga, Parida dilaporkan bekerja sebagai PMI di Abu Dhabi hampir 12 tahun lebih. Selama ini komunikasi dengan pihak keluarga berjalan lancar.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Bahkan, pada Juli 2021, dia berencana pulang ke kampung halamannya di Cilangari untuk mengikuti peringatan HUT Kemerdekaan RI. Namun, sebelumnya dia mengatakan akan berlibur terlebih dahulu bersama majikan ke Bali.

Pihak keluarga diminta tidak perlu menjemput di bandara karena bakal ada lelaki yang menjemput.

"Bilangnya keluarga gak perlu jemput karena ada yang jemput oleh seorang lelaki dan rencananya mau nikah juga," ujarnya.

Namun, sejak komunikasi di bulan Juni 2021 itu, Parida putus kontak dengan pihak keluarga. Padahal, selama 12 tahun bekerja di Abu Dhabi dia tidak pernah putus komunikasi. Termasuk mengirim uang ke pihak keluarganya juga berjalan lancar.

Pihak keluarga justru mengaku kaget karena setelah selama hampir 1,7 bulan tidak ada kabar berita, tiba-tiba mereka mendapat kabar tentang Parida. Kabar itu justru disampaikan oleh pihak kepolisian Polda Metro Jaya bahwa Parida telah jadi korban pembunuhan berantai Wowon Cs.

"lnformasinya petugas dari Polda Metro Jaya akan mengambil sampel darah pihak keluarga untuk tes DNA guna memastikan informasi ini," pungkasnya.

Seperti diketahui, Wowon Cs dilaporkan telah membunuh 9 orang di Bekasi, Cianjur, dan Garut. Hasil penyelidikan korban masih merupakan anggota keluarga dari tersangka. Dari total jumlah korban tersebut tiga di antaranya merupakan istri Wowon.

Sejauh ini, korban yang berasal dari KBB baru dilaporkan atas nama Wiwin dan Noneng dari Kecamatan Ngampah, serta Halimah dari Kecamatan Cililin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini