SUKABUMI – Mayat perempuan ditemukan di aliran Sungai Cipelang, Rabu 25 Januari 2023. Hasil autopsi menyatakan korban meninggal saat di dalam air dengan luka akibat benda tumpul pada bagian tungkai kanan.
Autopsi dilakukan dokter forensik RSUD R Syamsudin SH, dr Nurul Aida Fathia. Aida menyatakan, pada tubuh korban ditemukan luka terbuka, luka memar hingga luka lecet yang lokasinya di daerah wajah dan di tungkai atas atau paha.
"Kalau kita lihat dari pola lukanya, itu termasuk kekerasan tumpul, kemudian yang di tungkai kanan ada patah tulangnya. Memar yang di wajah itu ada memar sama luka lecet, tapi tulang tengkorak atau segala macemnya bagus," ujar Aida kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (26/1/2023).
Pada saat ditanya luka yang menjadi penyebab kematian korban, Aida mengatakan kemungkinan adalah luka di kaki. Alasannya karena di kepala tergolong dangkal.
Baca juga: Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan Telanjang di Sungai Cipelang
"Untuk luka benda tajam tidak ditemukan. Kalau penyebabnya diracun, saya belum bisa jawab, harus hasil laboratorium dulu, tapi sample tetap kami ambil, nanti hasil laboratoriumnya, tidak bisa keluar sekarang. Untuk sidik jari, itu bukan ranah saya, itu penyidik berarti," ujar Aida.
Lebih lanjut Aida mengatakan bahwa korban meninggal di air. Karena diliat dari pola lukanya, ketika korban berada di air, masih ada usaha bernapas. Namun untuk lebih memastikannya, paru-parunya sudah diperiksa di laboratorium dan tinggal menunggu hasilnya untuk membuktikan ada air masuk atau tidak di saluran napas korban.
"Kalau dugaan pemerkosaan, berarti kan ada sesuatu yang pemaksaan, kalau ada pemaksaan atau tidak itu lebih ke arah proses penyidikan. Tapi kalau dari saya sendri tetap diambil samplenya, apakah ada sperma atau tidak, nanti tunggu hasil lab kalau itu," ujar Aida menambahkan.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.