Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Melacak Jejak Manusia dalam Kehidupan Planet Mars

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Kamis, 02 Februari 2023 |05:02 WIB
Melacak Jejak Manusia dalam Kehidupan Planet Mars
Ilustrasi/ Doc: NASA
A
A
A

Tapi perlindungan planet bersifat dua arah. Komponen lain dari perlindungan planet adalah menghindari "backward contamination" atau kontaminasi mundur, di mana sesuatu yang terbawa dari planet lain ke Bumi dapat mengancam kehidupan di planet kita sendiri, termasuk bagi manusia.

Ini adalah tema dari banyak film fiksi ilmiah, di mana mikroba fiksi mengancam semua kehidupan di Bumi. Tapi saat misi NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA) diluncurkan menuju Mars pada 2028, pertimbangan ini bisa jadi sangat nyata.

Jika semua berjalan sesuai rencana, Misi Pengembalian Sampel Mars akan membawa kembali sampel pertama Mars ke Bumi pada 2032.

Studi-studi sebelumnya menunjukkan bahwa sampel Mars sangat tidak mungkin mengandung organisme biologis yang aktif dan berbahaya — dan Perseverence saat ini sedang mencari tanda-tanda yang mungkin ditinggalkan oleh kehidupan mikroba purba di planet ini.

Namun NASA dan ESA berkata mereka melakukan tindakan pencegahan tambahan untuk memastikan semua sampel dari Mars disimpan dengan aman dalam sistem isolasi berlapis.

Meski begitu, tetap ada kemungkinan bahwa jika kita mendeteksi adanya tanda-tanda kehidupan di Mars, mereka mulanya berasal dari Bumi.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement