TOKYO - Tak sedikit bangunan tua dan bersejarah di Tokyo, Jepang, yang masih terjaga serta terawat. Salah satunya, Istana Kekaisaran Tokyo yang terletak di distrik Chiyoda yang masih kokoh dan gagah kendati kerap diguncang gempa.
Istana Kekaisaran Tokyo menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Jepang. Selain karena areanya yang bersih dan terawat, Istana tersebut mempunyai sejarah tersendiri. Yakni, dulunya merupakan markas shogun atau penguasa militer di era Tokugawa.
"Sekarang ditinggali kaisar dan permaisuri. Dulu benteng Edo, kediaman kesatuan ketentaraan, general commando," kata Koordinator Japan International Cooperation Center (JICE) Takagi Hitoshi di area Istana Kekaisaran Tokyo, Chiyoda, Tokyo, Jepang, Kamis (16/2/2023).
MNC Portal Indonesia berkesempatan untuk berkeliling area Istana Kekaisaran Tokyo. Area Istana Kekaisaran Tokyo boleh dikunjungi wisatawan karena tidak dilewati oleh kaisar dan keluarganya. Bahkan, pada hari tertentu, bagian dalam Istana Kekaisaran Tokyo boleh dikunjungi oleh masyarakat.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia, Istana Kekaisaran Tokyo dikelilingi oleh parit atau saluran air berukuran besar. Tembok besar laiknya benteng tentara Jepang zaman dahulu juga mengelilingi area Istana Kekaisaran Tokyo, maklum, bekas jaman perang. Tembok-tembok tersebut tampak gagah kokoh.
Memasuki area Istana Kekaisaran Tokyo, para wisatawan akan disuguhkan oleh gerbang besar. Berjalan hanya sekira 300 meter, terdapat rumah tradisional Jepang hingga tembok-tembok besar yang masih kokoh. Batu-batu besar yang disusun menjadi tembok tersebut merupakan saksi dari sejarah Perang Jepang.
Pohon-pohon juga tumbuh subur di area Istana Kekaisaran Tokyo. Sayangnya, bunga sakura belum bermekaran pada bulan Februari. Namun, segarnya udara di Tokyo dan gagahnya benteng-benteng bekas Shogun Tokugawa tetap mempunyai kesan tersendiri di area Istana Kekaisaran Tokyo. Bukan hanya itu, area Istana Kekaisaran Tokyo juga dilengkapi taman yang ada air terjunnya.
Dulu, Istana Kekaisaran Tokyo merupakan Benteng Edo tempat tinggal para Shogun Tokugawa sebelum sekarang menjadi kediaman kaisar dan permaisurinya. Pengambilalihan tersebut terjadi pada 1.800an.
"Sekarang jadi turun temurun sampai generasi ke 15, kalau tidak salah. Dulunya Benteng Edo keturunan Tokugawa. Ini bangunan tinggi karena bekas militer," ujarTakagi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangunan utama Istana Edo sudah habis terbakar pada 1863. Saat ini, tinggal tersisa benteng hingga parit-parit peninggalan jaman perang. Terdapat juga museum-museum yang berkaitan dengan sejarah Jepang jaman dulu.
(Angkasa Yudhistira)