Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kadiv Hunter: Ada Bukti Dosen UII Pesan Tiket Tujuan Boston Sebelum Berangkat dari Jakarta

Muhammad Farhan , Jurnalis-Selasa, 21 Februari 2023 |14:31 WIB
Kadiv Hunter: Ada Bukti Dosen UII Pesan Tiket Tujuan Boston Sebelum Berangkat dari Jakarta
Kadiv Hunter Polri Irjen Pol Khrisna Murti (Foto: istimewa/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Dosen Universitas Islam Indonesia (UII), Ahmad Munasir Rafie Pratama, yang dikabarkan hilang sejak di Istanbul ternyata telah memesan tiket pesawat menuju Boston, Amerika Serikat.

Rafie disebutkan hilang dari rombongan kampus UII, saat perjalanan pulang dari Oslo, Norwegia pada Sabtu 4 Februari 2023.

Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti mengungkapkan bahwa pihaknya telah menemukan adanya bukti elektronik bahwa Rafie sudah memesan tiket pesawat dengan tujuan Boston dari Istanbul.

"Ada bukti elektronik yang bersangkutan memesan pesawat Istanbul-Boston sebelum berangkat dari Jakarta, baru ditemukan, setelah katanya hilang," ujar Krishna kepada wartawan, Selasa (21/2/2023).

Krishna menyampaikan bahwa meski keluarga Rafie tidak mengajukan laporan orang hilang, anggotanya tetap berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia yang ada di Norwegia, Turki dan Amerika Serikat.

"Kita koordinasi sama semua KBRI baik Oslo, Ankara, Amerika. Itu ada bukti otentik juga bahwa yang bersangkutan masuk ke Boston tanggal 13 Februari, dan itu dikeluarkan oleh CBP, custom and border protection di Amerika," ujar Krishna.

Namun, ia menuturkan, Rafie diduga dengan sengaja berpisah dari rombongan untuk pergi ke Boston.

"Artinya beliau terlepas dari rombonhan itu sedari Istanbul, ketika rombongan pulang ke Jakarta dia tidak naik pesawat itu, dia keluar ganti pesawat," terang Krishna.

Krishna menyampaikan Rafie yang merupakan lulusan doktoral dari Amerika Serikat. Sehingga pihaknya menemukan data kunjungan yang cukup sering ke negeri Paman Sam tersebut.

"Kita punya list keluar masuk yang bersangkutan ke Amerika selama beberapa tahun terakhir, kurang lebih delapan kali kita dapatnya. PhD nya juga kan di Amerika," jelas Krishna.

Krishna menuturkan, status Rafie ini tidak bisa dikategorikan sebagai orang hilang, lantaran adanya bukti dari pihak Imigrasi Amerika Serikat bahwa dosen UII itu check-in dengan sengaja ke negeri Paman Sam tersebut.

"Dia check in lagi ke Boston dari Istanbul. Kan pertanyaannya di Boston ngapain, sama siapa, dimana, ya hanya dia ama Tuhan yang tahu karena dia mematikan semua komunikasi," tutur Krishna.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement