Selanjutnya, selain dirancang menghancurkan Fasisme, meningkatkan pengaruh politik Zionis, menjadi tujuan lain dari perang yang berlangsung selama 6 tahun ini. Yakni, memperkuat pengaruh Komunisme pada tingkat tertentu supaya mampu menandingi hegemoni
Jika ditarik kebelakang rupanya penyebab ini telah ada sejak abad 1880-an, di mana Karl Marx menerbitkan “The Communist Manifesto”. Di saat yang sama, Karl Ritter dari Universitas Frankfurt membuat anti-tesis Komunisme, dimana ujungnya justru menjadi basis dari konsep Friedrich Nietzsche menerbitkan “Nietzscheanisme” atau
Alhasil, paham Nihilisme ini dikembangkan terus sehingga menjadi Fasisme yang dipakai sebagai landasan menjalankan Perang Dunia II.
Itulah dalang yang memulai Perang Dunia kedua yang tak banyak orang tahu.
(RIN)
(Rani Hardjanti)