TANGERANG - Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menemukan 2 liter kokain cair dalam barang bawaan penumpang asal Brazil pada Minggu, 1 Januari 2023 lalu. Kokain cair itu dikemas dalam 6 botol perlengkapan mandi, sehingga sekilas terlihat seperti sabun dan sampo cair.
Kepala KPU Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo menerangkan bahwa modus yang digunakan pelaku ini termasuk sulit terdeteksi. Hal ini disebabkan karena kokain tersebut dicampur dengan gliserol sehingga tidak terdeteksi pada uji coba pertama.
"Seluruh cairan yang ada di botol tersebut secara fisik saja berbeda dengan cairan sabun mandi atau sampo pada umumnya. Tapi saat dilakukan uji coba pertama, hasilnya justru negatif narkoba dan diketahui bahwa cairan tersebut adalah gliserol," ujar Gatot dihadapan awak media pada Selasa (28/2/2023).
Kemudian petugas memutuskan untuk melakukan uji coba kedua denga membakar cairan tersebut. Hasilnya cairan tersebut terpisah menjadi dua lapisan bening dan lapisan putih. Dimana lapisan bening positif mengandung narkotika jenis kokain, dan lapisan putih merupakan gliserol yang berfungsi mengikat kokain.
"Modus ini agak menarik karena sulit untuk dideteksi. Kokain ini disembunyikan dalam zat lain, sehingga pada percobaan pertama tidak terbaca ada narkotika," lanjut Gatot.
Baca juga: Kiriman Kokain Seberat 1,5 Ton Berhasil Disita, Nilainya Diperkirakan Mencapai Rp1,2 Triliun