Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Budaya Patriarki di Indonesia Hantui Wanita, Masih Banyak Ketimpangan dan Kekerasan

Novie Fauziah , Jurnalis-Kamis, 09 Maret 2023 |11:54 WIB
Budaya Patriarki di Indonesia <i>Hantui</i> Wanita, Masih Banyak Ketimpangan dan Kekerasan
Ilustrasi patriarki (Foto: The Pioneer)
A
A
A

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Masih Terjadi

Dilansir dari laman resmi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Analis Kebijakan Kemenko PMK, Indra Prasetya Adi Nugroho mengatakan, berdasarkan catatan tahunan periode 2022, Komnas Perempuan menyebutkan, bahwa jumlah kasus Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan (KBGTP) sepanjang 2021 sejumlah 338.496 kasus naik dari 226.062 kasus di tahun 2020 (Komnas Perempuan, 2022a, 2022b).

Kemudian, Hasil Survei Lentera Sintas Indonesia dan Magdalene menyebutkan, 93 persen penyintas kekerasan seksual tidak berani dan tidak pernah melaporkan kasus yang dialaminya ke aparat penegak hukum (APH). Hal ini didasari berbagai ragam alasan seperti malu, takut disalahkan, tidak cukup bukti, tidak didukung keluarga, hingga adanya intimidasi pelaku.

Fenomena tersebut dengan kuatnya kuatnya isu patriarki yang masih ada di masyarakat, dan jadi budaya dari nenek moyang terdahulu. Isu patriarki mengemuka karena para korban yang mayoritas adalah kaum perempuan. Di mana mereka rata-rata diminta untuk diam oleh sistem atau mekanisme yang ada di masyarakat.

Beberapa contoh sistem atau mekanisme tersebut diantaranya, yaitu menyalahkan korban kekerasan seksual dengan bentuk beragam. Misalnya, menyalahkan korban dari cara berpakaian, sehingga dianggap mengundang pelaku untuk berbuat tidak menyenangkan, hingga kekerasan.

Hal ini juga tidak terlepas dengan adanya sistem di dalam keluarga, yang mana tak mau menanggung malu apabila ada anggota keluarganya menjadi korban kekerasan seksual.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement