Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sempat Diduga Ditahan, Ulama Saudi Melarikan Diri ke Luar Negeri Setelah Kritik Mohammed bin Salman

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 13 Maret 2023 |16:43 WIB
Sempat Diduga Ditahan, Ulama Saudi Melarikan Diri ke Luar Negeri Setelah Kritik Mohammed bin Salman
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. (Foto: Reuters)
A
A
A

RIYADH - Seorang ulama terkemuka Arab Saudi telah melarikan diri meninggalkan Kerajaan ke negara yang aman setelah mengkritik reformasi yang dilakukan pemerintah di bidang hiburan. Emad Al-Moubayed, seorang pengkhotbah dan mantan imam di Masjid Raja Abdulaziz di Dammam, sebelumnya dikhawatirkan telah ditahan oleh pihak berwenang karena kritiknya.

Al-Moubayed memposting video di akun Twitternya yang belum diverifikasi minggu lalu, di mana dia memperingatkan terhadap reformasi sosial yang drastis di Arab Saudi yang diberlakukan selama beberapa tahun terakhir.

Menyampaikan "nasihatnya kepada penjaga Dua Masjid Suci, Putra Mahkotanya yang dapat dipercaya (Mohammed bin Salman), dan Penasihat Turki Al-Sheikh (kepala Otoritas Hiburan)", Al-Moubayed meminta pihak berwenang untuk "takut akan Tuhan" dalam menerapkan perubahan sosial yaitu “menghapus akidah Islam, dan mengganti identitas Islam dengan identitas lain”.

Namun, keesokan harinya, Al-Moubayed memposting video baru di mana dia mengklarifikasi komentarnya, sambil membaca dari selembar kertas di atas meja di depannya, tampaknya menarik kritiknya dalam sebuah adegan yang beberapa berspekulasi dia adalah dipaksa untuk membaca dalam tahanan.

"Beberapa orang mungkin salah paham dengan apa yang saya sebutkan dalam kata-kata dan klip saya sebelumnya... Saya ingin mengklarifikasi dan menegaskan bahwa negara kita, kepemimpinannya, dan rakyatnya menikmati kemakmuran, keamanan, dan keselamatan serta pembangunan yang luar biasa," katanya saat itu.

Sejak saat itu tagar #WhereIsEmadMoubayed yang mempertanyakan dimana Al-Moubayed menjadi tren di Twitter. Kekhawatiran akan keselamatan Al-Moubayed bertambah setelah pada Senin, (6/3/2023) otoritas Saudi mengatakan bahwa mereka menahan seorang pria karena melanggar undang-undang kejahatan dunia maya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement