Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Aksi Nyata Program Lisa Berdasi, Wali Kota Mojokerto Punguti Sampah Usai Kegiatan

Agustina Wulandari , Jurnalis-Minggu, 26 Maret 2023 |14:17 WIB
Aksi Nyata Program Lisa Berdasi, Wali Kota Mojokerto Punguti Sampah Usai Kegiatan
Wali Kota Mojokerto punguti sampah saat acara Ruwah Desa di Kelurahan Prajuritkulon. (Foto: dok Pemkot Mojokerto/zan)
A
A
A

MOJOKERTO - Forum Kota Mojokerto Sehat (FKMS) memiliki program Lisa Berdasi (LIhat Sampah Ambil, BERsih saat DAtang berSih saat pergI). Hal tersebut tentu mendapat dukungan sepenuhnya dari Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Lisa Berdasi adalah salah satu aksi nyata untuk mewujudkan Kota Mojokerto bebas sampah yang ditunjukkan oleh Ning Ita.

Kegiatan ini dilakukan usai senam bersama dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-44 Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di Gelora A Yani, Kota Mojokerto dan Ruwah Desa di Lapangan Prajuritkulon, Jalan Cinde Baru, Kelurahan Prajuritkulon, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, pada Minggu (19/3/2023) lalu.

Sebelum menyapa warga, Ning Ita meminta kantong kresek dan tanpa rasa canggung langsung memunguti sampah botol plastik yang berserakan di tempat acara. Aksi spontan tersebut tentu saja diikuti oleh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ning Ita menyampaikan, menjaga Kota Mojokerto bebas dari sampah adalah tugas kita bersama bukan hanya tugas DLH, bukan hanya FKMS.

"Apalagi dengan diraihnya penghargaan Adipura yang merupakan instrumen pengawasan kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam pengelolaan sampah dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) perkotaan yang bersih, teduh, serta berkelanjutan, ini harus menjadi motivasi kita untuk menjaga kebersihan kota kita,” ujarnya.

Lebih lanjut Ning Ita mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kota Mojokerto telah membangun pusat-pusat perekonomian baru jangan sampai tempat-tempat tersebut menjadi kotor karena sampah.

“Kami telah menyiapkan pusat-pusat perekonomian yang baru, jangan sampai tempat-tempat tersebut menjadi kotor, kumuh sehingga para pengunjung akan menjadi risih dan jera untuk berkunjung kembali ke kota kita,” tuturnya.

Wali Kota Mojokerto bersama partisipan senam memunguti sampah usai senam bersama HUT ke-44. (Foto: dok Pemkot Mojokerto/GOW)


Ning Ita menambahkan pentingnya menjaga kebersihan tidak hanya untuk saat ini tetapi juga untuk masa yang akan datang.

“Perlu kita ingat menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya agar kita terbebas dari banjir, terbebas dari penyakit tetapi juga merupakan warisan agar anak cucu kita kelak bisa menikmati lingkungan yang bersih dan alam yang indah,” ucapnya.

Untuk menjaga kebersihan kota dan pengelolaan sampah di Kota Mojokerto sudah ada berbagai program dijalankan seperti Program Kali Bersih (Prokasih), Bayar Pajak Pakai Sampah di Kota Mojokerto (Bapak Samerto) berhadiah umroh dan Gempa Genting.

(Agustina Wulandari )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement