BANJARNEGARA- Posko Pengaduan yang dibuka Polres Banjarnegara untuk mengungkap kasus pembunuhan dukun pengganda uang Tohari membuahkan hasil. Sejak dibuka beberapa waktu lalu, posko pengaduan itu telah menerima 14 laporan orang hilang.
Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto mengatakan, ada syarat yang harus dipenuhi oleh masyarakat saat melaporkan ke pos khusus tersebut. Hal itu mengingat posko itu memang dimaksudkan untuk menggali lebih dalam kasus pembunuhan dengan tersangka Tohari.
“Untuk yang melapor ini, ada beberapa syarat saat melapor. Ini sangat penting untuk mencocokkan identitas korban yang hilang, dengan jasad yang ditemukan dari korban pembunuhan ini,” kata dia.
Dijelaskannya, dari hasil laporan masyarakat, terlebih dahulu akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal itu untuk memastikan adanya kecocokan antara korban yang dilaporkan hilang dengan yang ditemukan. "Yang sudah pasti identitasnya baru 1 dan sudah dibawa oleh keluarganya,” jelas dia.
“Hari ini yang dari Lampung dalam perjalanan, hampir semuanya cocok, tinggal nanti secara teknis kita atur proses pengambilannya. Pelapor yang sudah datang ini berasal dari beberapa kota seperti Yogyakarta, Palembang, Magelang, Wonosobo, dan daerah lainnya,” lanjut Kapolres.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.