Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mudik Lebih Awal, Penumpang Mulai Padati Stasiun Cirebon

Abdul Rohman , Jurnalis-Jum'at, 14 April 2023 |15:10 WIB
Mudik Lebih Awal, Penumpang Mulai Padati Stasiun Cirebon
Pemudik tiba di Stasiun Kejaksan Cirebon. (MPI/Abdul Rohman)
A
A
A

CIREBON - Jumlah penumpang yang tiba di Stasiun Kejaksan Kota Cirebon meningkat hingga 3 kali lipat dibandingkan hari sebelumnya pada H-9 Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Hal ini menandakan gelombang mudik sudah mulai terasa di Stasiun Kejaksan Cirebon.

Volume arus mudik yang menggunakan jasa kereta api dari sejumlah wilayah Jabodetabek yang turun di stasiun Kejaksan Kota Cirebon, per 14 April 2023 meningkat mencapai 6 ribu penumpang.

"Hari ini alami peningkatan tiga kali lipat dari hari-hari sebelumnya. Dari data update sekarang, penumpang mencapai 6.000 penumpang," kata Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Ayep Hanafi, Jumat (14/04/2023)

Ia melanjutkan, para pemudik merupakan pekerja lepas sehingga mereka lebih memilih mudik ke kampung halaman lebih awal. Mereka mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan penumpang.

 

"Peningkatan penumpang sekarang ini, karena mereka rata-rata beralasan menghindari kemacetan, sehingga lebih memilih mudik lebih awal," katanya.

Ayep menyebutkan, puncak kedatangan pemudik yang turun di Stasiun Kejaksan Cirebon diperkirakan terjadi pada 20 April atau pada H-2 jelang Idul Fitri 2023.

"Puncak kedatangan penumpang akan terjadi pada tanggal 20 April mendatang. Dari data apdet penjualan tiket, pada puncang akan mengalami peningkatan hingga 7.000 penumpang yang turun di Stasiun Kejaksan Kota Cirebon," katanya.

Sementara itu, salah seorang pemudik dari wilayah Bogor, Hadi, memilih mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan penumpang. Selain itu, ia ingin berlibur lebih lama di kampung halaman.

"Saya pekerja lepas. Jadi, lebih milih mudik awal. Karena takut padat atau terjadi kemacetan kalau mudik dekat dengan hari lebaran Idul Fitri," katanya.

Hadi menambahkan, selama masa Covid-19, ia dan keluarga tidak bisa pulang kampung. Oleh karena itu, ia dan keluarganya lebih antusias mudik tahun ini karena kebijakan Covid-19 mulai normal.

"Mudik kali ini sangat dinanti nanti oleh anak dan istri, karena tahun-tahun sebelumnya tidak bisa mudik, karena ada kebijakan pemerintah," katanya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement