LONDON – Media asing menyoroti pilot Selandia Baru Phillip Mehrtens yang disandera pemberontak separatis di wilayah Papua, Indonesia, gagal dibebaskan tentara Indonesia.
Melalui artikel yang berjudul, ‘Rebels holding New Zealand pilot hostage claim they’ve killed at least 13 Indonesian soldiers,’ media CNN menjelaskan pemberontak separatis di wilayah Papua Indonesia telah membunuh sedikitnya 13 tentara Indonesia setelah tentara mengirim pasukan untuk mencari pilot Selandia Baru yang disandera pada Februari lalu.
Menurut sebuah pernyataan, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengatakan tentaranya menyerang dua pos militer Indonesia di distrik Yal dan Mugi di Kabupaten Nduga selama akhir pekan.
Pernyataan itu mengatakan pemberontak menembak mati 13 pejabat militer dan polisi Indonesia di distrik Mugi. Satu jenazah telah dievakuasi oleh militer Indonesia, tetapi pemberontak masih memiliki 12 jenazah, namun tanpa memberikan bukti.
Dalam konferensi pers yang disiarkan televisi pada hari Minggu, militer Indonesia mengatakan salah satu tentara mereka tewas saat menyisir daerah dekat tempat Mehrtens diyakini ditahan.
Beberapa tentara hilang, militer menegaskan, tetapi cuaca membuat sulit untuk menentukan keberadaan mereka.
“Kita tahu lokasi pilotnya, operasi sudah dieskalasi tapi kondisi cuaca di Papua tidak bisa diprediksi,” kata Juru Bicara TNI Julius Widjojono.