Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Survei LSI: Simulasi Paslon Prabowo-Airlangga Ungguli Paslon Lain

Arief Setyadi , Jurnalis-Rabu, 03 Mei 2023 |17:18 WIB
 Survei LSI: Simulasi Paslon Prabowo-Airlangga Ungguli Paslon Lain
Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto (foto: dok ist)
A
A
A

JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) membuat simulasi dua pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024. Dalam simulasi tertutup dua pasangan capres-cawapres, pasangan Prabowo Subianto, dan Airlangga Hartarto mampu mengungguli dua paslon lain.

Pada skema pertama, Prabowo-Airlangga disimulasikan melawan paslon Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk dua paslon Pilpres 2024. Hasilnya, dari dua kali survei pada 2022 dan 2023, Prabowo-Airlangga unggul atas Anies-AHY.

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan menuturkan, pada simulai tahun 2022, paslon Ketum Gerindra Prabowo dan Ketum Golkar Airlangga dipilih sebanyak 41,6% dari 1.220 responden pada Mei hingga Juni 2022. Sementara, Anies-AHY hanya dipilih 39,5%.

“Pada April 2023, Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto dipilih 47,5 persen responden, sedangkan Anies-AHY hanya 38,5 persen,” tutur Djayadi Hanan dalam rilis surveinya, Rabu (3/5/2023).

Jika melihat hasil simulasi ini, elektabilitas Prabowo-Airlangga mengalami kenaikan pesat dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, elektabilitas Anies-AHY justru mengalami penurunan.

Pada simulasi kedua, Prabowo-Airlangga juga unggul jika berhadapan dengan pasangan Ganjar Pranowo-Erick Thohir.

Keunggulan Prabowo-Airlangga terhadap calon presiden dari PDIP ini terjadi dalam dua tahun berturut. Tahun 2022 lalu, paslon Prabowo-Airlangga unggul tipis dengan meraih 41,0% dibandingkan Ganjar-Erick yang meraih 40,5%.

“April 2023, keunggulan Prabowo-Airlangga melebar dengan 46,6 persen, dibandingkan Ganjar-Erick yang stagnan di 40,6 persen,” ujar Djayadi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement