Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejarah Banteng Raider, Pasukan Andalan Kodam Diponegoro yang Disegani Lawan

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 06 Mei 2023 |06:06 WIB
Sejarah Banteng Raider, Pasukan Andalan Kodam Diponegoro yang Disegani Lawan
Ilustrasi (Antara)
A
A
A

Ahmad Yani kemudian berpikir cara untuk menumpas DI/TII. Maka dibentuklah pasukan-pasukan kecil yang mempunyai daya gempur, daya kejut dan bermental baja.

Pasukan itu dinamakan Banteng Raiders dengan simbol kepala banteng, yang berarti apabila terluka bukannya mundur, malah mengamuk bagaikan banteng.

Operasi penumpasan DI/TII yang dinamakan Gerakan Banteng Nasional (GBN), yang komando operasinya bermarkas di Slawi, Tegal, Jawa Tengah, ini berhasil dengan gemilang. Batalion ini juga menjadi cikal bakal berdirinya Kopassus Pada tanggal 21 Mei 1952, berkat kreasi baru dari Letkol Ahmad Yani yang merupakan eksperimen dari dua kompi bergerak secara kesatuan kecil dalam melaksanakan operasi-operasi membawa suatu keuntungan dalam bertempur.

Sedangkan 2 kompi tersebut merupakan satuan terpilih dari: kompi Banteng Raiders-1 dipimpin oleh Kapten Pujadi, merupakan anggota pilihan dari Batalyon 401/Rajawali pimpinan Kapten Oemarsaid. Kompi Banteng Raiders-II dipimpin oleh Kapten Hadibroto, merupakan anggota pilihan dari Batalyon 402/Banteng Loreng pimpinan Mayor Soerono.

( Muhammad Fadli Rizal)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement