Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lima Hari Tersesat di Padang Ilalang, 2 Nelayan di Kalimantan Selatan Ditemukan Selamat

Zulkifli Yunus , Jurnalis-Selasa, 23 Mei 2023 |20:46 WIB
Lima Hari Tersesat di Padang Ilalang, 2 Nelayan di Kalimantan Selatan Ditemukan Selamat
Korban hilang di padang ilalang ditemukan selamat/Foto: Basarnas
A
A
A

 

BARABAI - Setelah 5 hari pencarian akhirnya usaha keras seluruh unsur SAR yang terlibat dapat menemukan 2 orang nelayan yang hilang di Sungai Buluh Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) membuahkan hasil.

Korban ditemukan dalam keadaan selamat pada Selasa (23/5/2023). Pada hari kelima Operasi SAR kali ini tim SAR Gabungan berhasil menemukan salah satu korban Jamsari (71) sekitar pukul 11.00 WITA .

 BACA JUGA:

Korban di temukan terduduk di sela-sela ilalang yang cukup tinggi di sekitaran lokasi kejadian pada koordinat 2°33'51" S - 115°15'35"E sekitar 38,7 meter dengan kondisi cidera di bagian tangan dan kaki korban.

Jamsari kemudian dievakuasi ke rumahnya, dari informasi yang deberikan Jamsari Tim SAR gabungan kemudian kembali ke lokasi yang diceritakan Jamsari.

 BACA JUGA:

Menurut salah satu Tim SAR, Andy Surya Sinaga mengutip penuturan korban Jamsari, keberadaan Fahmi rekannya tidak jauh dari posisi ia ditemukan Tim SAR gabungan.

“Korban mengatakan rekannya Fahmi berada tidak jauh dari tempatnya ditemukan,” kata Andy Surya Sinaga kepada awak media.

Setelah Mendapat Informasi dari korban Tim SAR gabungan (Basarnas, BPBD, Polsek LAU, UPBS Rescue Muda, Rescue Murakata, KGE HSU, Relawan Gabungan, Masyarakat) memfokuskan titik pencarian di sekitar ditemukannya korban pertama.

Setelah sekitar empat jam melakukan penyisiran padang ilalang yang tumbuh dengan lebat tim SAR gabungan berhasil menemukan Fahmi, pria berusia 62 tahun itu ditemukan sekitar 3,4 kilometer dari lokasi ditemukannya Jamsari.

Warga Desa Sungai Buluh itu ditemukan sekitar pukul 16.00 Wita dalam kondisi selamat dan juga mengalami luka pada bagian lengan dan kaki.

“Keduanya mengaku sempat kehilangan arah saat berada di semak yang tebal dan tinggi itu, sampai akhirnya mereka terpisah,” kata Andy Surya Sinaga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Banjarmasin Al Amrad mengatakan pencarian selama lima hari itu tidak mengendorkan semangat seluruh unsur SAR, sampai proses evakuasi kedua korban.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang membantu melakukan pencarian,” kata Kepala BASARNAS Banjarmasin, Selasa (23/05/2023).

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua orang nelayan ikan air tawar itu berangkat dari rumah pada Kamias 18 Mei 2023, keduanya menggunakan dua perahu kecil berangkat sekitar pukul 06.00 Wita, sampai akhirnya dinyatakan hilang.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement