Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KPU: Anggaran Pemilu 2024 Masih Kurang Rp29,7 Triliun

Kiswondari , Jurnalis-Selasa, 30 Mei 2023 |05:17 WIB
KPU: Anggaran Pemilu 2024 Masih Kurang Rp29,7 Triliun
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari mengungkap bahwa anggaran untuk pelaksanaan Pemilu 2024 masih kurang Rp29,7 triliun atau 39,82% dari usulan yang disepakati bersama DPR yakni Rp76,6 triliun yang diaggarkan dalam kurun tiga tahun yakni 2022-2024.

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Kepala BNPP Tito Karnavian, KPU, Bawaslu, dan DKPP di Ruang Rapat Komisi II DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (29/5/2023) malam.

"Gambaran umum anggaran Pemilu tahun 2024 anggaran Pemilu tahun 2024 yang diusulkan KPU untuk 3 tahun yaitu sebanyak Rp76.656.312.294.000 dan hingga saat ini telah teralokasi sebanyak Rp46.895.292.886.000 atau sekitar 61,18% dari pagu usulan awal," kata Hasyim dalam rapat.

Hasyim pun merinci usulan anggaran tersebut per tahun. Pada 2022, usulan KPU adalah Rp8.061.085.734.000, sementara yang dialokasikan dalam DIPA (daftar isian pelaksanaan anggaran) Rp3.516.283.14.000 atau sekitar 43,62%, maka terdapat kekurangan sekitar Rp4.544.802.720.000 atau sekitar 56,38%.

Untuk 2023, Hasyim melanjutkan, usulan KPU adalah Rp23.857.317.226.000 mendapatkan alokasi dalam DIPA 15.987.872.001.000 atau sekitar 67,01%, masih terdapat kekurangan sekitar Rp7.869.456.225.000 atau sekitar 32,99%. Dan untuk 2024, usulan KPU adalah Rp44.737. 909.334.000 yang sudah dialokasikan dalam DIPA Rp27.391.137.871.000 atau sekitar 61,23%, masih terdapat kekurangan sekitar Rp17.346.771.463.000 atau sekitar 38,77%.

"Jadi, dari total anggaran 3 tahun yang diusulkan KPU Rp76.656.312.294.000, yang sudah dialokasikan sekitar Rp46.895.292.886.000 atau sekitar 61,18%, dan masih terdapat kekurangan Rp29.761.019.048.000 atau sekitar 38,82%," ungkap Hasyim.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement