Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Anggota Brimob Setor Rp650 Juta ke Atasan Agar Tak Dimutasi

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 07 Juni 2023 |08:07 WIB
 5 Fakta Anggota Brimob Setor Rp650 Juta ke Atasan Agar Tak Dimutasi
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Media sosial (medsos) dihebohkan dengan viralnya postingan seorang anggota Brimob, Bripka Andry Darma Irawan yang mengungkap kekesalannya dan curhat karena dimutasi oleh atasannya.

Bripka Andry Darma Irawan mengungkapkan, bahwa telah menyetor uang ratusan juta ke komandannya agar tetap berdinas di Kabupaten Rokan Hilir bukan dimutasi ke Brimob Polda Riau di Kota Pekanbaru. Berikut sejumlah faktanya:

1. Setor Uang hingga Rp650 Juta ke Atasannya

Dalam curhatannya, Bripka Andry di Instagram peribadinya, @andrydarmairawan, ia pun mengungkapkan sudah menyetor uang Rp650 juta kepada atasanya, Komandan Batalyon Pelopor B Brimob di Rohil.

"Saya Bripka Andry Darma Irawan sebelumnya berdinas di Batalyon B Plopor Rokan Hilir Brimob Polda Riau. Saya dimutasi, Demosi tanpa ada kesalahan dari Batalyon B Pelopor ke Batalyon A Pelopor yang berada di Pekanbaru," ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa surat mutasinya sudah ditandatangani pada 8 Maret 2023. Atas surat ini, Andry mengaku sudah menemui Komadan Brimob Polda Riau Kombes Pol Rony Lumban Gaol.

Andry mengaku bahwa dirinya sudah menjalankan perintah Danyon Pelopor Rohil untuk mencari dana agar tak dimutasi. Diapun sudah mengumpulkan uang Rp650 juta.

"Sampai bulan Februari 2023 saya sudah mengumpulkan uang Rp650 juta ke rekening komandan saya atas nama Kompol Petrus. Saya sudah mengumpulkan uang sejak Januari 2023," tukasnya.

2. Diperiksa Propam Polda Riau

 

Propam Polda Riau melakukan pemeriksaan terhadap Bripka Andry. Kabid Propam Polda Riau, Kombes Pol Johanes Setiawan mengatakan, bahwa Bripka Andry Darma Irawan membuat postingan tersebut lantaran tidak terima di mutasi demosi padahal dirinya tidak ada kesalahan selama berdinas di Batalyon B Rokan Hilir.

"Mutasi terhadap Bripka Andry tersebut merupakan mutasi rutin. Ia dimutasi bersama 34 personil lainnya. Bukan bersifat demosi," kata Kombes Pol Johanes Setiawan.

Johanes mengatakan bahwa kasus tersebut sudah diproses oleh Propam Polda Riau sejak Maret 2023 lalu. Sebanyak 8 orang saksi sudah diperiksa dalam kasus tersebut.

3. Atasan Bripka Andry Dicopot

 

Danyon Pelopor Rohil Kompol Petrus pun saat ini sudah dicopot jabatannya dalam rangka pemeriksaan.

Dia menambahkan bahwa sejak dimutasi ke Pekanbaru, Bripka Andry belum sekali pun masuk dinas ke kesatuannya di Batalyon A Pekanbaru.

"Jadi sampai sekarang dia belum masuk dinas sejak pertama kali ia dimutasi. Sehingga tanggal disidang dan sudah diputus, namun tidak tetap tidak hadir," pungkasnya.

4. Bripka Andry Ngaku Ingin Merawat Ibu

 

Bripka Andry menyatakan bahwa dirinya tidak kabur dan tidak mau berdinas di tempat barunya yakni di Brimobda Polda Riau, Pekanbaru.

Dia menyatakan sudah meminta permohonan karena sedang fokus merawat ibunya yang tengah terbaring di rumah sakit.

"Saya sudah izin mengurus ibu saya yang jatuh sakit. Setelah itu saya dan ibu menghadap ke Bapak Dansat Brimob Polda Riau," ucap Andry.

Selain meminta izin kepada komandanya Brimobda Polda Riau dia juga meminta izin kepada Komadan Batalyon Pelopor A.

"Saya juga sudah izin via chat WhatsApp kepada Iptu Adlis ada bukti chatnya. Namun ternyata saya dibuat mangkir," kata Andry.



5. Kapolda Riau Tindak Tegas Pelaku

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas anggotanya jika terbukti melakukan pelanggaran kode etik atau pun pidana.

Peranyataan tersebut terkait unggahan Bripka Andry Darma anggota Brimob Pelapor Rokan Hilir yang tidak terima dimutasi karena sudah menyetor uang Rp650 juta kepada komandan Batalyon Pelapor Rokan Hilir Kompol Petrus.

"Bahwa pada prinsipnya kita akan tindak tegas oknum yang menyalahi wewenang, sampai kode etik profesi. Kalau ada unsur pidana kita akan dalami," tegas Iqbal.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement