Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sederet Fakta Ponpes Al Zaytun dengan Segudang Kontroversi

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 15 Juni 2023 |14:06 WIB
Sederet Fakta Ponpes Al Zaytun dengan Segudang Kontroversi
Ponpes Al Zaytun (Foto: Dok Al Zaytun)
A
A
A

JAKARTA - Pondok Pesantren Al Zaytun, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang dipimpin Panji Gumilang kerap menuai kontroversi. Hingga masyarakat geram dan menggerudk pondok pesantren tersebut, pada hari ini, Kamis (15/6/2023).

Ma'had Al-Zaytun atau Ponpes Al-Zaytun terletak di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar. Pesantren ini merupakan usaha dari Yayasan Pesantren Indonesia (YPI).

Pembangunan pesantren ini dimulai pada 13 Agustus 1996 silam. Kemudian, dibuka awal pembelajaran dilaksanakan pada 1 Juli 1999.

Berikut fakta-faktanya:

1. Diresmikan BJ Habibie

Presiden RI ke-3 B.J. Habibie meresmikannya pada 27 Agustus 1999.

Menukil wikipedia, Ponpes yang memiliki landasan yaitu "Pesantren spirit but modern system" ini menggunakan kurikulum yang mengacu pada Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Muatan lokal pun diberikan kepada para siswa, seperti Piagam Madinah dan Hak Asasi Manusia serta Jurnalistik. Selain itu, siswa dibekali kemampuan didaktik agar bisa mengajar.

Para santrinya mengungkapkan, bahwa mereka diajarkan Islam yang terbuka dan toleran, menghindari perpecahan seperti pada aliran Sunni dan Syiah dan menerima penganut agama lain.

2. Pesantren Terbesar di Asia Tenggara

Ponpes Al Zaytun disebut Washington Times pada 29 Agustus 2005 sebagai pesantren terbesar se-Asia Tenggara ("the largest Islamic madrasah in Southeast Asia"). 

Ponpes ini berdiri di atas lahan seluas 1.200 hektare. Pada 2011 saja, tercatat ada sekitar 7.000 santri yang menimba ilmu di pesantren ini.

Mereka tak hanya berasal dari dalam negeri. Namun, juga dari mancanegara, seperti Malaysia, Singapura, Timor Leste, dan Afrika Selatan.

3. Panji Gumilang, Pernah Mondok di Gontor

Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, pimpinan Ponpes Al Zaytun sempat melanjutkan pendidikannya ke Pondok Modern Gontor, Pondok Pesantren Gontor.

Panji Gumilang adalah pendiri Yayasan Pesantren Indonesia menaungi Ponpes Al Zaytun. Ia lahir Desa Sembung Anyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada 30 Juli 1946.

Semasa kecil, pria bernama lengkap Abdussalam Rasyidu Panji Gumilang ini menempuh pendidikan Sekolah Rakyat (SR) pada pagi hari dan dilanjutkan belajar mengaji pada sore harinya.

Ia pernah mendapat gelar Doktor Honoris Causa bidang Management, Education and Human Resources oleh IMCA (International Management Centres Association) - Revans University, universitas tidak terakreditasi action learning yang berbasis di Buckingham, Inggris.

Panji Gumilang pernah aktif di organisasi alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Panji Gumilang pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni UIN Syarif Hidyatullah selama dua periode (2006-2013).

Pernah juga menjadi Petugas Rabithoh 'Alam Islami yang ditugaskan di Majlis Ulama Islam Malaysia Sabah bahagian Da'wah (1982-1989). Selain itu, juga menjadi Presiden PERKISA (Perhimpunan Keluarga Besar Indonesia Sabah Malaysia) selama dua periode (1982-1989).

4. Organisasi Terlarang NII

Kontroversi lainnya adalah Panji Gumilang pernah dikaitkan dengan organisasi terlarang Negara Islam Indonesia (NII). Bahkan, ia dirumorkan menjadi imam di organisasi tersebut.

Kabar itu telah dibanah Panji Gumilang. Ia menegaskan tak ada kaitannya dengan NII.

5. Pelecehan

Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang juga pernah dilaporkan ke polisi. Ia diduga melakukan pelecehan terhadap seorang guru di ponpes yang dipimpinnya.

Panji dilaporkan pada 2017 silam. Namun, perkara tersebut tidak ada kejelasan hingga saat ini.

6. Salam Yahudi dan Berzina Bisa Tebus Dosa Rp2 Juta

"Hevenu shalom aleichem, hevenu shalom aleichem," salam yang disampaikan Panji Gumilang di hadapan para santrinya. Videonya pun viral.

Salam tersebut ternyata merupakan salam Yahudi hingga menuai kontroversi.

Bukan hanya soal salam. Kontroversi Ponpes Al Zaytun adalah ketika viral Sholat Idul Fitri 1444 H itu ada seorang wanita berada di saf atau baris terdepan.

Foto tersebut diunggah akun Instagram @kepanitiaanalzaytun pada Sabtu 22 April 2023 dengan judul Kegiatan Perayaan Ied Al Fithri di Masjid Rahmatan Lil Alamin Al Zaytun-Indonesia.

Seiring waktu, Panji Gumilang malah menegaskan bahwa pihaknya juga akan menjadikan perempuan sebagai khatib Sholat Jumat.

Kontroversi lainnya, para santri diperbolehkan berzina asal menebus dosa dengan uang Rp2 juta.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai, pelaksanaan sholat Id di Al Zaytun berbeda dengan yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, pun dengan membentuk tim gabungan antara Komisi Fatwa dan Komisi Pengkajian. Tim gabungan tersebut akan mendalami Al Zaitun dan laporan aliran lain.

Respons tersebut juga muncul karena adanya masukan dari Wapres RI KH Maruf Amin.

7. Didemo Massa

Sebanyak 3.000 massa dari Forum Indramayu menggugat akan mendatangi ponpes tersebut Kamis 15 Juni 2023. 

Adapun massa membawa lima tuntutan, yakni:

- Usut tuntas dugaan ajaran sesat Al-Zaytun, libatkan MUI dan Kemenag.

- Usut tuntas dugaan tindak pidana pemerkosaan atas laporan Sdri. K perempuan asal Indramayu yang diduga korban pemerkosaan Panji Gumilang.

- Tegakan UPPA tentang kepemilikan tanah dan tindak pidana penguasaan tanah diduga Al Zaytun merampas tanah rakyat dan menguasai ribuan hektar tidak jelas ijin peruntukannya (Lidik pencucian uang).

- Hentikan pembuatan Dersus (Dermaga Khusus Al Zaytun) di Desa Eretan Kec. Kandanghaur dan jalan khusus / jalan pribadi yang sedang dibuat di Desa Lonyod Wanguk, disambungkan lurus dengan Al-Zaytun sangat berbahaya jika dimanfaatkan praktik penyelundupan senjata, narkoba dan perdagangan manusia.

- Al-Zaytun tidak ada manfaatnya sama sekali untuk masyarakat sekitar tidak ada tenaga kerja, santri asal Indramayu dan tertutup tidak bisa diakses secara umum.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement