Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Kejujuran Ratu Jay Shima, Penguasa Kalingga yang Hukum Potong Kaki Putranya Sendiri

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 16 Juni 2023 |05:01 WIB
Kisah Kejujuran Ratu Jay Shima, Penguasa Kalingga yang Hukum Potong Kaki Putranya Sendiri
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA – Penguasa Kerajaan Kalingga, Ratu Jay Shima dikenal sebagai pemimpin yang adil dan jujur. Sang Ratu, yang berkuasa setelah suaminya Kartikeyasingha meninggal dunia, memerintah kerajaan dengan hukum yang setara bagi setiap orang, bangsawan maupun rakyat jelata.

Komitmen Ratu Jay Shima pada kejujuran dan keadilan ini terlihat dari tindakannya yang menjatuhkan hukuman mati terhadap putranya sendiri karena kesalahan yang tampaknya sepele.

Dikisahkan pada buku "Perempuan - Perempuan Tangguh Penguasa Tanah Jawa" tulisan Krishna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad, berita kejujuran dan tegasnya ratu Kalingga ini sampai di telinga Raja Ta-che dari China.

Karena penasaran, Raja Ta-che ingin membuktikan kejujuran dari Ratu Jay Shima, dan mengirim utusan ke Kalingga untuk menaruh diam-diam meletakkan pundi-pundi emas di tengah jalan dekat keramaian pasar.

Setelah bertahun-tahun, konon pundi-pundi emas itu tetap berada di tempatnya tanpa ada yang berani menyentuh, membuka, atau memindahkannya.

Suatu hari anak tertua Ratu Jay Shima yang sedang berjalan-jalan di pasar tidak sengaja menyenggol pundi-pundi emas tersebut. Melihat kejadian tersebut, si utusan pun melapor kepada pemerintah Kalingga.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement