Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mensos Bantu 2 Warga Lampung yang Alami Pendarahan Otak dan Kanker Kulit

Widya Michella , Jurnalis-Kamis, 22 Juni 2023 |22:18 WIB
Mensos Bantu 2 Warga Lampung yang Alami Pendarahan Otak dan Kanker Kulit
Mensos Tri Rismaharini (Foto : Kemensos)
A
A
A

LAMPUNG - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menemui keluarga Arma Wulan Sari (17) pelajar yang mengalami pendarahan otak dan Suranto (54) yang menderita kanker kulit. Keduanya segera mendapatkan penanganan.

Mensos menuturkan keduanya telah mendapatkan bantuan dari Kemensos maupun dari donasi orang-orang baik. Bantuan yang diterima adalah bantuan operasional yang tidak ditanggung BPJS.

"Kalau pengobatan memang sebagian besar sudah ditanggung BPJS, tapi pengeluaran lain yang tidak ditanggung BPJS, Nah ini kenapa kemudian saya minta bantuan dari kitabisa.com sehingga saat ini kita serahkan mumpung saya ke Lampung," kata Mensos di Lampung, Kamis (22/6/2023).

Dikatakan Mensos, keluarga Arma dan Suranto juga diberikan bantuan usaha agar bisa memiliki penghasilan untuk merawat keduanya. “Dari kita (Kemensos), bantuan biasanya biaya transportasi. Pengobatan kita akseskan kepada BPJS. Selain permintaan modal usaha dari beliau-beliau ini. Jadi ada sedikit uang untuk operasional juga dari Kemensos," katanya.

Arma Wulan Sari mengalami kecelakaan yang mengakibatkan pendarahan di otak. Pelajar Kelas I SMA ini didiagnosa mengalami Gangguan Mental Organik yang mempengaruhi kemampuan berkomunikasi dan menyebabkan gangguan perilaku.

Arma telah menjalani operasi pada 15 September 2022 dengan biaya ditanggung oleh Jasaraharja sebesar Rp20 juta. Sedangkan diprediksi oleh RS, pengobatan akan menghabiskan biaya kurang lebih Rp30- 40 juta, sehingga masih ada selisih kekurangan biaya operasi Rp10-20 juta.

Ayah Arma, Arman (58), bekerja sebagai buruh tani di tempat tinggalnya di Desa Kusa, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Dengan penghasilan yang tidak menentu, ia merasa kesulitan membayar biaya perawatan. Apalagi Arma diharuskan menjalani terapi.

Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor memberikan bantuan operasional selama proses pengobatan. Selain itu Kemensos juga melakukan advokasi agar pengobatan bisa ditanggung BPJS.

Kemensos juga memberikan bantuan usaha berupa jualan mie ayam untuk menambah pendapatan keluarga dan melatih Arma belajar tanggung jawab (membantu berjualan). Usaha ini pernah digeluti ibunya, namun berhenti karena modalnya habis.

Adapun Arma mendapatkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa pakaian, nutrisi, kebutuhan dasar, biaya perawatan kesehatan, dan modal usaha senilai Rp18 juta. Sedangkan dari hasil donasi kitabisa.com terkumpul sebesar Rp49,2 juta.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement