Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Panglima TNI Prihatin Seni Tradisional Kurang Diminati Remaja

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Sabtu, 29 Juli 2023 |13:00 WIB
Panglima TNI Prihatin Seni Tradisional Kurang Diminati Remaja
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (Foto: Puspen TNI)
A
A
A

JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan keprihatinannya atas rendahnya minat remaja Indonesia terhadap seni tradisional wayang yang merupakan salah satu khasanah kebudayaan nasional.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI saat menerima Audensi Ketua II Persatuan Pendalangan Indonesia (PEPADI) Pusat Ir. Teguh W. Cokronegoro bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa 25 Juli 2023.

BACA JUGA:

Panglima Yudo: TNI Selalu Bersinergi dengan BNPT Maupun Polri Dalam Antisipasi Bahaya Terorisme 

Tujuan audiensi PEPADI adalah menyampaikan kesiapan acara Hari Wayang Nasional 2023. Sekjen Pepadi Pusat menyampaikan, rangkaian acara Hari Wayang Nasional berupa Festival Dalang Anak, Panggung Wayang Nusantara, Kirab Semar, Pameran Wayang, Bazaar UMKM Kerakyatan dan Pagelaran Wayang secara serempak dari 78 titik di berbagai kota, kabupaten dan provinsi.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI juga menyambut baik setiap upaya membangkitkan kecintaan terhadap seni tradisional wayang kulit di kalangan anak-anak dan remaja Indonesia.

BACA JUGA:

Kabasarnas Terjaring OTT KPK, Panglima TNI Geram Masih Ada Jenderal yang Korupsi 

“Saya menyambut baik kegiatan Festival Dalang Anak yang diselenggarakan PEPADI sebagai salah satu acara Hari Wayang Nasional 2023,” ujar Panglima TNI.

Panglima TNI menyampaikan kesediaannya untuk tampil pada pementasan panggung wayang 78 Indonesia Merdeka dengan cerita Banjaran Bimo. Acara Panggung Wayang tersebut menurut rencana akan dilaksanakan di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, yang secara serempak diikuti pementasan dari 78 kota di Indonesia.

Hari Wayang Nasional yang diperingati setiap 7 November, merupakan kegiatan yang diselenggarakan PEPADI Pusat dan Daerah, setelah Presiden Joko Widodo menetapkannya melalui Keppres pada bulan 17 Desember 2018.

Penetapan Hari Wayang Nasional itu menyusul pengakuan badan Pendidikan dan kebudayaan PBB, UNESCO, bahwa Wayang Kulit merupakan seni budaya adiluhung Indonesia sebagai wujud Seni Pertunjukan Lisan dan Seni Budaya Manusia Tak Benda (A Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono, Waaster Panglima TNI Laksma TNI Suharto dan Paban VIII/Opslugri Sops TNI Kolonel Inf Fredy Sianturi. Sedangkan dari PEPADI, Sekjen PEPADI Pusat Radiyo, Bendahara Umum PEPADI Pusat Trianto, S.E., Ketua Bidang Kerjasama antar Lembaga Kemitraan Drs. Maryuni Kabul Budiyono, M.Pd., Bidang Organisasi dan Kesejahteraan Wahyu Darmo dan Sekretaris PEPADI Pusat Rosalinda

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement