JAKARTA - Seiring berkembangnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di zaman sekarang, mempermudah masyarakat untuk mendapatkan informasi bahkan informasi mengenai sejarah yang terjadi pada zaman dahulu.
Dengan kemajuan teknologi membuat masyarakat dapat menemukan informasi dari mana saja dan kapan saja. Banyaknya informasi yang dibaca oleh masyarakat dapat menciptakan sebuah tatanan masyarakat dengan pola pikir yang kritis dan kreatif.
Namun terdapat masalah yang bisa terjadi dengan berkembangnya teknologi, yaitu masyarakat bisa dengan mudah termakan berita hoaks yang beredar di internet.
Tak terkecuali informasi mengenai sejarah, ada beberapa kalangan masyarakat tidak bisa membedakan mana sejarah yang asli dan mana sejarah yang bersifat konspirasi.
Sejarawan dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Sri Margana, M.Phil mengatakan jika kita tidak bisa menahan meluasnya sebuah informasi dan perkembangan social media yang merupakan wadah untuk semua orang mengeluarkan pendapatnya mengenai sejarah.