Firasat Sunarti benar terbukti. Pada 1 Oktober 1965, dinihari sekira pukul 03.30 WIB, segerombolan orang yang disebut-sebut pasukan Tjakrabirawa datang ke kediaman Jenderal Nasution. Mereka datang mencari Jenderal Nasution untuk kemudian dibunuh.
"Itu yang mau bunuh kamu dateng," ujar Sunarti kepada Nasution, sambil mengamati gerak-gerik pasukan Tjakrabirawa lewat sela-sela pintu kamarnya.
BACA JUGA:
Mendengar apa yang dikatakan istrinya, Jenderal Nasution merasa tertantang. Ia justru bersiap keluar kamar untuk menemui orang-orang yang berniat membawan dan kemudian mengeksekusinya.
Namun Sunarti keukeuh melarang suaminya. Ia ingin agar Pak Nas -sapaan Nasution- tetap di kamar. Namun pasukan tersebut mulai menggedor-gedor pintu rumah menggunakan senjatanya.
Sunarti terus meminta agar Nasution menyelamatkan diri. Sebab, Sunarti yakin bahwa yang dicari pasukan tersebut hanyalah suaminya bukan yang dia atau anak-anaknya.
"Sudah Nas kamu selamatkan diri, kamu yang dicari," ucap Sunarti ditirukan Yanti.