JAKARTA - Penjabat Gubernur (Pj) DKI Jakarta Heru Budi Hartono memerintahkan Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda DKI Afan Adriansyah untuk memanggil para pemilik kabel yang menjuntai.
Heru Budi mengungkapkan, para pemilik kabel yang menjuntai itu dipanggil untuk menyelesaikan permasalahan tersebut .
“Asbang dengan jajarannya mengundang semua pemilik kabel untuk supaya agar dirapikan,” kata Heru Budi kepada wartawan, Jumat (4/8/2023).
Ia menegaskan, sejak menjabat Pj, ia telah menaruh perhatian khusus terhadap masalah kabel menjuntai di sejumlah kawasan di Ibu Kota. Ia mengatakan, seluruh pihak harus ikut bertanggung jawab dalam membangun Jakarta.
“Kan saya begitu menjabat sebagai Pj, satu bulan saya udah ingetin, ya masing-masing harus punya, Jakarta begitu besar harus punya tanggung jawab semua sama-sama bangun Jakarta," ujarnya.
Karena itu, mantan Wali Kota Jakarta Utara itu mengatakan telah meminta Dinas Bina Marga DKI untuk memberikan tenggat waktu para pemilik kabel untuk merapikan miliknya.
“Saya sudah minta Dinas Bina Marga untuk operasi besar-besaran yang kabel. Saya minta kepada pemilik kabel, kepada Asbang untuk diberikan waktu lagi,” tuturnya.
Untuk diketahui, seorang driver ojek online bernama Vidam terjatuh karena menghindari kabel yang menjuntai di Jalan Brigjen Katamso, Palmerah, Jakarta Barat pada Jumat (29/7/2023) malam. Nahasnya, Vidam akhirnya dinyatakan wafat usai dibawa ke rumah sakit.
Selain Vidam, seorang mahasiswa bernama Sultan Rif’at Alfatih (20) juga menjadi korban akibat terjerat kabel fiber optik di Jalan Antasari Raya, Jakarta Selatan. Sultan mengalami patah tulang muda di bagian leher. Parahnya, Sultan tak bisa bicara akibat jeratan kabel tersebut.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.