SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo hadir bersama Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango dalam acara pengukuhan Komunitas Penyuluh Anti Korupsi Ahli Pembangun Integritas (KOMPAK API) Jateng di Gedung Gradika Pemprov Jateng, Senin (7/8/2023).
Selain itu KPK RI juga menggelar Bimtek tim penilai desa Anti Korupsi Jateng. Sebanyak 360 anggota dan pengurus Kompak Api Jateng yang dikukuhkan berasal dari beragam latar belakang profesi.
Keberadaan mereka diharapkan akan semakin memperkuat upaya pencegahan korupsi di Jateng. KPK RI memfokuskan pencegahan korupsi melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat hingga wilayah pedesaan dan memperluas desa anti korupsi di Jateng.
BACA JUGA:
Sebelum dikukuhkan, 360 anggota dan pengurus Kompak API dilatih dan diberi pendidikan anti korupsi di KPK. Nantinya akan dilakukan program kerja membangun perilaku dan budaya anti korupsi di seluruh tingkatan masyarakat.
Dengan memiliki sertifikasi dari LSP KPK RI, para penyuluh tersebut telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan KPK. diharapkan dengan banyaknya komunitas yang peduli dengan anti korupsi dapat membuat Jawa Tengah dan Indonesia umumnya bebas korupsi di segala sektor.
“Begitu mereka bisa menjadi contoh tentu ada inovasi yang diberikan, ya perbaikan sistem. Perbaikan sistem itu layanan publik kok, mudah-murah-cepat, tuntaskan tugas itu,” tegas Ganjar dalam acara tersebut.