Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Fakta Jokowi Bilang Kualitas Udara Jabodetabek Buruk, Ungkap Beberapa Faktornya

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Selasa, 15 Agustus 2023 |12:56 WIB
3 Fakta Jokowi Bilang Kualitas Udara Jabodetabek Buruk, Ungkap Beberapa Faktornya
Presiden Jokowi mengungkap sejumlah faktor penyebab buruknya kualitas udara di Jabodetabek (Foto : Biro Pers Kepresidenan)
A
A
A

KUALITAS udara di Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi (Jabodetabek) dinilai sangat buruk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berikut sejumlah fakta terkait pernyataan Presiden Jokowi soal buruknya kualitas udara di Jabodetabek:

1. Disampaikan saat Ratas

Hal tersebut disampaikan dalam arahannya pada Rapat Terbatas terkait Peningkatan Kualitas Udara Kawasan Jabodetabek di Istana Merdeka, Jakarta pada hari ini Senin 14 Agustus 2023.

"Kita akan membahas mengenai kualitas udara di Jabodetabek yang selama satu pekan terakhir, kualitas udara di Jabodetabek sangat, sangat buruk," kata Jokowi dalam arahannya.

"Tanggal 13 Agustus 2023, indeks kualitas di DKI Jakarta di angka 156 dengan keterangan tidak sehat," tambahnya.

2. Faktor Penyebab

Jokowi mengungkapkan beberapa faktor yang menyebabkan kualitas udara di Jabodetabek semakin buruk, di antaranya musim kemarau berkepanjangan hingga pembuangan emisi.

"Kemarau panjang selama 3 bulan terakhir yang menyebabkan peningkatan konsentrasi polutan tinggi. Serta pembuangan emisi dari transportasi," kata Jokowi.

Faktor lainnya, kata Jokowi, dikarenakan adanya aktivitas industri di Jabodetabek yang menggunakan batubara.

"Dan juga aktivitas industri di Jabodetabek terutama yang menggunakan batubara di sektor industri manufaktur," ungkapnya.

3. Ratas Dihadiri Menteri hingga Gubernur

Para menteri yang hadir pada Ratas tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Mendagri Tito Karnavian, Menparekraf Sandiaga Uno, Menkeu Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir.

Kemudian Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement