Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tawa Tamu Sidang Tahunan MPR Pecah saat Jokowi Mengaku Baru Tahu Disebut Pak Lurah

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Rabu, 16 Agustus 2023 |11:17 WIB
Tawa Tamu Sidang Tahunan MPR Pecah saat Jokowi Mengaku Baru Tahu Disebut Pak Lurah
Presiden Jokowi pidato Sidang Tahunan MPR (Foto: Tangkapan layar Youtube)
A
A
A

Jokowi kemudian menjelaskan bahwa yang dapat menentukan Capres-Cawapres adalah Ketum partai politik beserta koalisi partai politik sesuai dengan konstitusi.

"Tapi perlu saya tegaskan, saya bukan Ketum parpol, bukan ketua koalisi partai. Sesuai dengan ketentuan UU, yang menentukan Capres-Cawapres itu adalah partai politik dan koalisi partai politik. Jadi yang mau saya katakan bukan wewenang saya atau pak lurah," kata Jokowi.

Jokowi kemudian membahas terkait foto dirinya yang banyak terpampang di berbagai baliho dan spanduk so kota/kabupaten hingga desa-desa.

"Ini sudah menjadi nasib Presiden dijadikan tameng, alibi, dan bahkan sebelum kampanye mulai, foto Saya ada dimana-mana. Ke kota A, kita B, kabupaten C, sampai ke desa-desa ada foto Saya. Bukan foto Saya sendirian, ada disebelahnya bareng Capres, menurut saya gak apa-apa boleh-boleh saja," tutur Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengungkapkan posisi menjadi seorang Presiden itu tidak semudah seperti yang dipikirkan publik. "Dengan kehadiran medsos, apapun bisa disampaikan kepada Presiden. Dari aspirasi masyarakat kecil, ada yang mengatakan saya bodoh, plonga-plongo, tolol, saya tidak apa-apa. Yang membuat saya sedih, budaya santun, Budi pekerti luhur bangsa ini mulai hilang," kata Jokowi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement